{"id":19026,"date":"2016-11-30T04:42:00","date_gmt":"2016-11-30T04:42:00","guid":{"rendered":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/2016\/11\/30\/apel-nusantara-bersatu-kab-sragen-tahun-2016\/"},"modified":"2024-01-31T07:21:04","modified_gmt":"2024-01-31T07:21:04","slug":"apel-nusantara-bersatu-kab-sragen-tahun-2016","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/?p=19026","title":{"rendered":"APEL NUSANTARA BERSATU KAB. SRAGEN TAHUN 2016"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif;\">&nbsp;Sragen, 30 November 2016<\/span><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">\n<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">\n<\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span><span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\">P<\/span><\/span><span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\">ada hari Rabu tanggal 30 November 2016 pukul 08.18 s\/d<br \/>\n10.00 Wib bertempat di Alun-alun Sasono Langen Putro Kab. Sragen telah<br \/>\nberlangsung Apel Nusantara Bersatu Wilayah Kab.Sragen Tahun 2016 dengan tema<br \/>\n&#8221; Nusantara Bersatu Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersatu<br \/>\nBhineka Tunggal Ika &#8220;, sebagai Pimpinan Apel dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni<br \/>\nSukowati&nbsp; ( Bupati Sragen) Komandan Apel Kapten Arh Sugeng Riyanto (<br \/>\nDanramil 09\/Sambungmacan Kodim 0725\/ Sragen) yang diikuti lk &nbsp;2500 orang.<o:p><\/o:p><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\"><br \/><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\">Hadir dalam acara tersebut :<br \/>\nForkompinda Kab Sragen, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati&nbsp; ( Bupati<br \/>\nSragen, Letkol Inf Denny Marantika (Dandim 0725\/Sragen), AKBP Cahyo Widiarso,<br \/>\nSH. SIK (Kapolres Sragen), Herrus Batubara,<span>&nbsp;<\/span><a data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?hl=id&amp;q=http:\/\/SH.MH&amp;source=gmail&amp;ust=1480562997944000&amp;usg=AFQjCNFaT-GaE1TaMXBZVmi_WDdN6_n30A\" href=\"http:\/\/sh.mh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"color: black; mso-themecolor: text1;\">SH.MH<\/span><\/a><span>&nbsp;<\/span>(Kajari Sragen), Letkol Inf Andi Bagus<br \/>\nDian Arika SIP ( Danynif 408\/Sbh), Bambang Widjo Dwi Purwanto, SH. MH (Wakil<br \/>\nKetua DPRD Sragen), Dedy Endriyatno (Wakil Bupati Sragen), Drs. Suhardi, SH<br \/>\n(Ketua Pengadilan Agama ), Ahmad Nasirin, S. Ag ( Ka Kemenag Sragen), Kapten<br \/>\nCpm Johanes Sigit (Dansubdenpom IV\/1-4 Sragen, Moechtigudin,&nbsp; B.Sc (Ketua<br \/>\nFKUB Kab. Sragen) beserta anggota, Seluruh Ka Badan Dinas Kab. Sragen serta Tomas<br \/>\nToga Toda Kab Sragen.<o:p><\/o:p><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\"><br \/><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span><span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\">&nbsp;<\/span><\/span><span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\">Adapun Orasi Kebangsaan yang di bacakan oleh Dedy<br \/>\nEndriyatno ( Wakil Bupati Sragen ) PILAR PANCASILA : Pilar pertama bagi tegak<br \/>\nkokoh berdirinya bangsa dan negara Indonesia adalah Pancasila mengapa harus<br \/>\nPancasila&#8230;.? Karena Pancasila memenuhi syarat sebagai pilar bagi bangsa dan<br \/>\nnegara Indonesia yang pluralistik, Indonesia memiliki belasan ribu pulau yg<br \/>\nterdiri atas berbagai suku bangsa dan memiliki beraneka adat dan budaya serta<br \/>\npemeluk berbagai agama dan keyakinan. Disinilah Pancasila terbukti mampu<br \/>\nmengakomodasi keanekaragaman Yang terdapat dalam kehidupan berbangsa dan<br \/>\nbernegara. Oleh sebab itu saya mengajak kepada seluruh putra putri bangsa,<br \/>\nkhususnya warga Sukowati mari kita jaga Pancasila.<o:p><\/o:p><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\"><br \/><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\">Bambang Widjo Dwi Purwanto. SH. MH (<br \/>\nwakil ketua DPRD Sragen ) PILAR UNDANG-UNDANG DASAR 1945 : Saudara-saudaraku<br \/>\nmasyarakat Sragen yang saya banggakan, pendiri bangsa ini telah merumuskan<br \/>\nUndang-undang dasar 1945 begitu lengkap. Undang-undang dasar yang mengatur hak<br \/>\ndasar dan kewajiban warga negara dari tindak kesewenang-wenangan sesama warga<br \/>\nnegara maupun dari penguasa. Undang-undang yang menentukan tata hubungan dan<br \/>\ntata kerja lembaga negara yang terdapat dalam negara sehingga terjalin suatu<br \/>\nsistem kerja yang efisien, efektif dan produktif sesuai tujuan negara.Undang &#8211;<br \/>\nundang dasar 1945 memuat prinsip sumber kekuasaan, hak asasi manusia, sistem<br \/>\ndemokrasi, faham kebersamaan dan gotong royong yang harus kita pertahankan<br \/>\nbersama sebagai anak bangsa!!! Marilah kita jaga Undang-undang dasar 1945!!!. Letkol<br \/>\nInf Denny Marantika ( Dandim 0725\/ Sragen ) IKRAR : &nbsp;Siapkah saudara mengawal Pancasila ? Sukowati<br \/>\nsiaaap, Siapkah saudara mengamalkan undang-undang dasar 1945 ? Sukowaki<br \/>\nsiaap&#8230;.., siapkan saudara membela NKRI ? Sukowaki siaap&#8230;.. &#8211; Siapkah<br \/>\nsaudara menjaga persatuan dan kesatuan ? Sukowati siaaap&#8230;&#8230;,Bila tidak ada<br \/>\nIslam bukan Indonesia, Bila tidak ada Katholik bukan Indonesia, Bila tidak ada<br \/>\nprotestan bukan Indonesia, Bila tidak ada Hindu bukan Indonesia, Bila tidak ada<br \/>\nBudha bukan indonesia, Marilah kita jaga kebhinekaan Indonesia kita.<o:p><\/o:p><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\"><br \/><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\">AKBP Cahyo Widiarso ,SH. SIK (Kapolres<br \/>\nSragen) PERSATUAN DAN KESATUAN : Arti penting persatuan dan kesatuan bagi<br \/>\nbangsa Indonesia adalah sebagai alat untuk mencapai cita-cita proklamasi<br \/>\nkemerdekaan yakni masyarakat yang adil dan makmur. Persatuan sangatlah penting<br \/>\nbagi sebuah negara yang ingin hidup sejahtera. Persatuan akan mewujudkan<br \/>\nkerjasama antar anak bangsa dalam mengantar kejayaan negara republik indonesia.<br \/>\nMari kita wujudkan persatuan dan kesatuanbangsa demi tegaknya negara kesatuan<br \/>\nRepublik Indonesia. <o:p><\/o:p><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\"><br \/><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\">CINTA<br \/>\nTANAH AIR (TOKOH MASYARAKAT): Para peserta apel nusantara bersatu yang saya<br \/>\nbanggakan mari kita tingkatkan rasa cinta terhadap tanah air melalui penerapan<br \/>\nsikap hidup yang penuh kedamaian&nbsp; dan saling tenggang rasa. Dengan hidup<br \/>\ndamai, maka masyarakat akan terpacu untuk berkarya mengisi kemerdekaan negara<br \/>\nIndinesia. Disinilah rasa cinta tanah air akan terbentuk dan merasuk kedalam<br \/>\nsanubari seluruh anak bangsa. Oleh sebab itu mari wujudkan rasa cinta tanah air<br \/>\ndengan hidup rukun dan damai.<o:p><\/o:p><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\"><br \/><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\">PERERAT PERSAUDARAAN (NU): Perbedaan<br \/>\nbukanlah merupakan kendala bagi kita. Jadikan perbedaan itu sebagai kekayaan<br \/>\nbangsa kita. Perbwdaan dapat kita satukan dengan semangat persaudaraan akan<br \/>\nmenciptakan kwrukunan hidup, mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkokoh<br \/>\nrasa cinta terhadap tanah air demi keutuhan NKRI. Melalui apel nusantara<br \/>\nbersatu ini saya mengajak kepada hadirin sekalian. Mari kita tumbuhkan semangat<br \/>\nkerujunanantar anak bangsa ini demi tegaknya negara republik Indonesia.<o:p><\/o:p><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\"><br \/><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\">Herrus Batubara, SH,MH (Kajari<br \/>\nKabSragen) PERDAMAIAN: Saudaraku warga Sukowati yang saya cintai kita Hadir<br \/>\ndisini memiliki latar belakang dan potensi yang beraneka ragam. Namun semua itu<br \/>\ntidak perlu kita ributkan, tapi kita jalani perbedaan ini dengan nyaman dibalut<br \/>\ndengan keindahan tanpa permusuhan sesuai keinginan kita bersama. Perdamaian ini<br \/>\njangan slogan saja. oleh sebab itu mari kita wujudkan dan terapkan budaya hidup<br \/>\nrukun penuh perdamaian. (Ketua PP Muhammadiyah) Pilar Bhinneka Tunggal Ika : Semboyan<br \/>\nBhinneka Tunggal Ika dilontarkan pertama kali oleh Empu Tantular. Oleh Para<br \/>\npendiri bangsa Indonesia ditetapkan sebagai semboyan yang terdapat pada lambang<br \/>\nnegara&nbsp; republik indonesia garuda pancasila dengan semboyan bhinneka<br \/>\ntunggal ika. Kita wujudkan perbedaan dalam kesatuan, kerukunan yang selalu<br \/>\nguyub bersamadanlam membangun, oleh sebab itu,mari kita<br \/>\njagakeanekaragamanbangsa ini, kita saling menghormati dan menghargai antar<br \/>\nsesama anak bangsakita jalin persatuan dan kesatuan demi tegaknya NKRI.<o:p><\/o:p><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\"><br \/><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\">Inti amanat yang di sampaikan oleh<br \/>\nPimpinan Apel dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati&nbsp; ( Bupati Sragen): Syukur<br \/>\nAlhamdulillah Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas Rahmat, Taufiq dan<br \/>\nhidayah-Nya atas perkenan-Nya sehingga pada pagi yang cerah ini kita dapat<br \/>\nbersama-sama hadir untuk mengikuti &#8220;Apel Nusantara Bersatu &#8221; di<br \/>\nAlun-Alun Sasono Langen Putro Kabupaten Sragen tahun 2016. Perlu kita ketahui<br \/>\nbersama bahwa bangsa Indonesia dapat merdeka karena seluruh komponen Bangsa<br \/>\nbersatu, saling bahu membahu, bergotong-royong bersama-sama dan menanggalkan<br \/>\nsegala ego masing-masing, berjuang dalam meraih kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan<br \/>\nNegara Indonesia tidaklah sebuah pemberian dari negara asing. Tetapi<br \/>\nkemerdekaan tersebut melalui perjuangan yang harus dibayar dengan darah dan<br \/>\npengorbanan para pejuang bangsa Oleh sebab itu kemerdekaan negara kita harus<br \/>\nkita pertahankan dengan melaksanakan empat pilar kebangsaan, slogan Indonesia<br \/>\nadalah milikku Indonesia adalah milikmu dan Indonesia adalah milik kita<br \/>\nbersama, Itulah Bhineka Tunggal Ika memberi arah kepada kita untuk meningkatkan<br \/>\nrasa cinta kepada Tanah Air Indonesia.<o:p><\/o:p><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\"><br \/><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\">Dalam apel Nusantara bersatu ini saya<br \/>\nmengajak kepada seluruh komponen masyarakat sragen untuk bersama-sama secara<br \/>\nguyub rukun membangun wilayah kita dengan selalu menjaga persatuan dan<br \/>\nkesatuan, kembali menggiatkan gotong meningkatkan soliditas royong serta bangsa.<br \/>\nPerlu saya sampaikan juga bahwa bangsa Indonesia tidak dapat dari luar, dan<br \/>\nbila itu terjadi pasti rakyatnya dirusak ksatria sangat militan dalam<br \/>\nmempertahankan kedaulatan karena rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia. &nbsp;Indonesia sebagai Negara yang berada di<br \/>\nequator, sangat kaya daya alam adalah warning yang perlu akan sumber Indonesia<br \/>\ndiwaspadai dan menjadi kekhawatiran bangsa harus dimasa datang, oleh karena itu<br \/>\nkita yang akan Indonesia. senantiasa menjaga untuk kepentingan Bangsa Pancasila<br \/>\nsebagai dasar negara harus lebih dipahami. oleh seluruh bangsa. Karena<br \/>\nPancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Selain itu diminta kepada<br \/>\nseluruh masyarakat untuk bergerak aktif melawan penyebaran paham yang tidak<br \/>\npopuler. Usaha ini harus diciptakan dalam kehidupan masyarakat untuk hidup<br \/>\nbersama berdasarkan pedoman Pancasila yaitu Bhineka Tunggal Ika. Suasana dan<br \/>\nsikap toleransi serta kepedulian sosial harus dipikul oleh setiap komponen<br \/>\nBangsa.<o:p><\/o:p><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\"><br \/><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\">Negara kita terdapat beberapa Agama,<br \/>\nberaneka macam adat, suku Bangsa dan budaya bukanlah menjadikan perbedaan di<br \/>\nantara kita, namun sebagai potensi kekuatan yang harus kita junjung tinggi dan<br \/>\nkita jalin komunikasi yang erat sehingga terjalin kesatuan yang utuh yang tidak<br \/>\ndapat di pecah-pecahkan. Kehadiran tokoh lintas agama, para alim ulama, para<br \/>\ntokoh menjadikan nilai strategis dalam menciptakan tokoh pemuda dan kesatuan<br \/>\nyang kekuatan persatuan luar biasa terhadap komponen bangsa, sebagai asset yang<br \/>\ntidak segenap bagi Bangsa Indonesia. ternilai harganya Marilah kita berjuang<br \/>\ndan bergotong royong mewujudkan Indonesia sebagai Bangsa Pemenang. Setelah<br \/>\nkegiatan Apel Nusantara Bersatu selesai dilanjutkan dengan atraksi Marcing Band<br \/>\ndari Yonif 408\/Sbh dan Reog&nbsp; Singgo Kridho Taruno dari Kec. Gondang.<o:p><\/o:p><\/span><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\"><br \/><\/span><\/div>\n<div style=\"clear: both; text-align: center;\">\n<a href=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-0jDKj9T41dI\/WD5YAgSEDaI\/AAAAAAAArVM\/v9b2Av9SzqIjWOq_Gry5qogxRemyp6y1gCLcB\/s1600\/IMG_7166%2B%25281%2529.JPG\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"265\" src=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-0jDKj9T41dI\/WD5YAgSEDaI\/AAAAAAAArVM\/v9b2Av9SzqIjWOq_Gry5qogxRemyp6y1gCLcB\/s400\/IMG_7166%2B%25281%2529.JPG\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"background: white; text-align: justify;\">\n<span style=\"font-family: Cambria, serif; font-size: 11pt;\"><br \/><\/span><\/div>\n<p><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp;Sragen, 30 November 2016 Pada hari Rabu tanggal 30 November 2016 pukul 08.18 s\/d 10.00&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19027,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,9],"tags":[12],"newstopic":[],"class_list":["post-19026","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-sinergitas","tag-forkompinda"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19026","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19026"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19026\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32694,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19026\/revisions\/32694"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19027"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19026"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19026"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19026"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=19026"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}