{"id":38058,"date":"2025-02-14T04:18:08","date_gmt":"2025-02-14T04:18:08","guid":{"rendered":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/?p=38058"},"modified":"2025-02-14T04:18:08","modified_gmt":"2025-02-14T04:18:08","slug":"gropyokan-alternatif-basmi-hama-tikus-tanpa-listrik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/?p=38058","title":{"rendered":"Gropyokan, Alternatif Basmi Hama Tikus Tanpa Listrik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kodim Sragen &#8211;<\/strong> Hama tikus mulai merusak tanaman padi petani di Kp.Sidodadi Rt 02\/03 Kel Karangtengah. Mengatasi binatang pengerat yang suka memakan batang-batang padi ini, Sertu Arik Kusnanto Babinsa Kel.Karangtengah bersama petani memilih gotong-royong \u201c<em>gropyokan<\/em>\u201d memburu dan membasmi tikus itu sampai ke sarang-sarangnya, Jum\u2019at (14\/02\/2025)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Puluhan petani menggunakan senjata bambu, sabit, tangkai buah kelapa, sapu dan cangkul berusaha mengejar hama tikus berlari.\u00a0 Sarang\u00a0 tikus yang mengganggu di tanggul sawah dicangkul. Sebagian lubang tikus itu dilakukan pengasapan. Petani yang lain bersiap jika tikus itu keluar.\u00a0 Begitu tikus keluar, petani ramai-ramai mengejarnya dan memukul dengan alat yang telah siaga ditangan. Dibantu petugas TNI, puluhan tikus \u2013 tikus itu berhasil dibunuh para petani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sertu Arik mengatakan <em>gropyokan<\/em> hama tikus menggunakan dua metode, yakni pengasapan serta <em>gropyokan<\/em> dengan mencari lubang tikus di area persawahan warga. Kalau ditemukan lubang tikus langsung dilakukan pengasapan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201c<em>Gropyokan<\/em> ini harus dilakukan rutin dan berulang kali agar hama tikus ini bisa berkurang,\u201d kata Arik di sela-sela gropyokan tikus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut dikatakan, <em>gropyokan<\/em> hama tikus ini adalah salah satu langkah untuk mengatasi serangan hama tikus pada tanaman padi. <em>Gropyokan<\/em> tikus ini tidak lain untuk pengendalian hama tikus yang akan mengancam tanaman padi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan peralatan seadanya, pentungan dan sabit, warga\u00a0 kemudian langsung memukul tikus-tikus yang keluar sesaat dari lubang persembunyiannya yang diasapi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu petani, Samto mengatakan kedepannya <em>gropyokan<\/em> tikus akan terus dilakukan oleh petani dan masyarakat. Sebab dengan cara seperti ini dianggap lebih efektif memusnahkan tikus dalam jumlah banyak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201c<em>Gropyokan<\/em> ini akan terus dilakukan, karena ini yang kita pandang langkah paling efektif saat ini.\u00a0 Lumayan banyak tadi tikus yang bisa dibunuh\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kodim Sragen &#8211; Hama tikus mulai merusak tanaman padi petani di Kp.Sidodadi Rt 02\/03 Kel&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":38059,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-38058","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-berita-satuan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38058","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=38058"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38058\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38060,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38058\/revisions\/38060"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/38059"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=38058"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=38058"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=38058"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kodim0725.tni-ad.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=38058"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}