SRAGEN – Pembangunan Jembatan Kali Bunder yang menghubungkan Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang dengan Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, mulai memasuki tahapan konstruksi penting. Rangka baja IWF dan bondek mulai dipasang pada Jum’at (28/8/2026).
Jembatan sepanjang 6 meter yang berada di Dukuh Bunder RT 11, Desa Kedungwaduk, tersebut kini menunjukkan bentuk fisik yang semakin jelas. Dari hasil pengerjaan hari itu, pembangunan fisik jembatan telah mencapai 55 persen, sementara penyiapan lahannya sudah rampung 100 persen.
Pemasangan rangka baja IWF menjadi salah satu tahapan penting sebelum pekerjaan konstruksi berikutnya dilanjutkan. Setelah rangka dan bondek terpasang, pekerjaan dijadwalkan berlanjut dengan perakitan besi cor jembatan serta pengecatan baja IWF.
Jembatan ini bukan sekedar bangunan penghubung. Keberadaannya menjadi akses strategis bagi warga di dua desa yang selama ini membutuhkan konektivitas antar kawasan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Sedikitnya 100 kepala keluarga atau sekitar 300 jiwa diproyeksikan menjadi penerima manfaat pembangunan jembatan tersebut. Akses ini juga diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi dan pertanian.
Tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan setiap bagian konstruksi. Setelah pekerjaan rangka baja dan bondek selesai, pengerjaan akan diarahkan pada tahapan pengecoran dan penyelesaian struktur jembatan.
Dengan progres yang telah mencapai lebih dari separuh, pembangunan Jembatan Kali Bunder kini mulai memasuki fase yang semakin menentukan. Masyarakat di sekitar lokasi pun tinggal menunggu penyelesaian konstruksi hingga jembatan siap digunakan sebagai akses penghubung Kedungwaduk-Pengkok.












