SRAGEN – Bagi peternak, sapi bukan sekedar hewan ternak. Di balik kandang sederhana, ada aset dan harapan ekonomi keluarga. Karena itu, kesehatan sapi menjadi perhatian Babinsa Koramil 20/Plupuh.
Hal tersebut ditunjukkan Serda Saprudin Batjo bersama dua Babinsa Koramil 20/Plupuh Kodim 0725/Sragen saat turun langsung melakukan pendampingan dan pemantauan hewan ternak sapi milik Fikri, warga Desa Gentanbanaran, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial (wanwil) sekaligus upaya memperkuat komunikasi Babinsa dengan masyarakat. Dengan mendatangi langsung kandang ternak, Babinsa dapat melihat kondisi pemeliharaan sapi sekaligus menggali berbagai persoalan yang dihadapi peternak.
Serda Saprudin Batjo mengatakan, pemantauan ternak merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap aktivitas ekonomi warga di wilayah binaannya.
“Bagi warga, ternak sapi merupakan aset yang sangat berharga. Karena itu, kondisi kesehatan dan pemeliharaannya harus diperhatikan. Kami hadir untuk mendampingi sekaligus memastikan peternak tidak berjalan sendiri ketika menghadapi persoalan,” katanya.
Babinsa juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kandang, memperhatikan kualitas pakan serta memantau kondisi fisik hewan secara rutin. Apabila ditemukan perubahan kondisi atau gejala penyakit, peternak diimbau segera berkoordinasi dengan petugas kesehatan hewan.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan peternak juga penting untuk mendeteksi berbagai persoalan di tingkat bawah. Dengan demikian, langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
“Kami ingin keberadaan Babinsa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya saat ada kegiatan tertentu, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari warga,” ujar Serda Saprudin.












