SRAGEN – Api kecil bisa menjadi petaka jika tidak diawasi. Mengantisipasi potensi kebakaran di tengah kondisi lingkungan yang mudah terbakar, Babinsa Desa Cangkol Koramil 20/Plupuh, Sertu Supendi, turun langsung menemui warga untuk memberikan edukasi dan imbauan kewaspadaan.
Imbauan tersebut disampaikan saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di Dukuh Gunung RT 06, Desa Cangkol, Kecamatan Plupuh, Sragen, Jumat (4/9/2026).
Sertu Supendi mengingatkan warga agar tidak sembarangan membakar sampah maupun barang bekas. Menurutnya, pembakaran harus dilakukan di tempat yang aman dan jauh dari material yang mudah terbakar. Api juga wajib dipastikan benar-benar padam sebelum warga meninggalkan lokasi.
“Jangan meremehkan api. Kalau membakar sampah atau barang bekas, harus diawasi sampai benar-benar padam agar tidak merembet dan menimbulkan kebakaran,” pesannya.
Selain menyampaikan imbauan, Babinsa juga mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar. Masyarakat diminta segera melakukan langkah antisipasi apabila melihat sumber api yang berpotensi membahayakan serta saling mengingatkan antarwarga.
Komsos tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi sehingga persoalan di lingkungan dapat segera diketahui dan ditangani bersama.
Sertu Supendi berharap imbauan tersebut tidak hanya berhenti pada warga yang ditemuinya, namun dapat diteruskan kepada keluarga dan tetangga lainnya. Dengan kewaspadaan bersama, risiko kebakaran akibat kelalaian saat membakar sampah dapat ditekan.
“Keselamatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Lebih baik mencegah daripada harus menghadapi kerugian akibat kebakaran,” pungkasnya.












