Babinsa Majenang Turun ke Sawah, Bersihkan Gulma Padi IR 32 untuk Kejar Hasil Panen Optimal

KODIM SRAGEN – Pendampingan kepada petani terus dilakukan jajaran Koramil 13/Sukodono sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan. Tak hanya memantau perkembangan tanaman, Babinsa juga turun langsung ke sawah dan ikut membantu pekerjaan petani.

Hal itu dilakukan Serka Sujadi, Babinsa Majenang, bersama dua anggota Koramil 13/Sukodono saat melaksanakan pendampingan pertanian dalam rangka Bin Wanwil/Tahwil, Selasa (22/9/2026).

Di lahan tersebut, Babinsa bersama petani melakukan pembersihan gulma pada tanaman padi varietas IR 32. Babinsa ikut turun langsung membersihkan tanaman pengganggu yang tumbuh di sekitar rumpun padi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa untuk membantu petani menjaga tanaman sejak masa pertumbuhan hingga nantinya memasuki masa panen.

Serka Sujadi mengatakan, pendampingan dilakukan bukan hanya untuk melihat kondisi pertanian, namun juga sebagai bentuk nyata kepedulian Babinsa terhadap masyarakat yang bekerja di sektor pertanian.

“Kami berupaya hadir langsung bersama petani. Ketika ada pekerjaan yang bisa dibantu, kami ikut turun ke sawah. Dengan begitu, kami bisa mengetahui kondisi tanaman sekaligus kendala yang dihadapi petani secara langsung,” kata Serka Sujadi.

Ia menjelaskan, keberadaan gulma di sekitar tanaman padi perlu dikendalikan karena dapat menjadi pesaing tanaman dalam mendapatkan unsur hara, air, maupun ruang tumbuh.

Karena itu, pembersihan gulma menjadi salah satu kegiatan perawatan yang perlu dilakukan secara rutin agar tanaman padi dapat berkembang dengan baik.

“Tanaman harus dirawat secara rutin. Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman harus dibersihkan agar tidak mengganggu pertumbuhan padi. Harapannya tanaman IR 32 ini bisa tumbuh maksimal dan hasil panennya nanti juga baik,” imbuhnya.

Bagi Wawan, kehadiran Babinsa memberikan motivasi tersendiri bagi para petani. Ia mengaku senang karena pendampingan dilakukan secara langsung, bahkan Babinsa ikut membantu pekerjaan di lahan.

“Kami senang ada pendampingan seperti ini. Babinsa tidak hanya datang melihat, tetapi ikut membantu membersihkan gulma. Ini membuat kami sebagai petani merasa diperhatikan dan semakin semangat merawat tanaman,” ujar Wawan.

Menurutnya, perhatian dan pendampingan dari aparat kewilayahan sangat membantu, terutama dalam menjaga semangat petani agar tetap produktif mengelola lahan pertanian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *