Kodim Sragen – Upaya mencegah stunting terus diperkuat melalui keterlibatan berbagai pihak di tingkat desa. Babinsa Jatitengah, Serka Noer Amin, bersama dua anggota Koramil 13/Sukodono turun langsung mendukung kegiatan Posyandu Balita di Polindes Dukuh Nginggil RT 29, Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Selasa (13/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersinergi dengan bidan desa dan kader Posyandu untuk melakukan pencatatan hasil pemeriksaan serta memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.
Petugas melakukan pencatatan pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) atau Kartu Menuju Sehat (KMS), mendokumentasikan hasil pengukuran, memantau grafik pertumbuhan, serta mengevaluasi perkembangan balita. Pemantauan berkala ini penting untuk mendeteksi sejak dini apabila terdapat indikasi gangguan pertumbuhan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Serka Noer Amin mengatakan, kegiatan Posyandu memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, terutama untuk memastikan pertumbuhan balita terpantau secara rutin.
“Pemantauan tumbuh kembang balita harus dilakukan secara berkala. Melalui Posyandu, kondisi anak dapat diketahui lebih dini sehingga apabila ditemukan masalah pertumbuhan, bisa segera dikoordinasikan dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” ujarnya.
Menurutnya, pencegahan stunting membutuhkan kepedulian bersama, mulai dari tenaga kesehatan, kader Posyandu, aparat kewilayahan hingga keluarga. Kesadaran orang tua untuk rutin membawa anak ke Posyandu juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi anak.












