Kodim Sragen — Langkah nyata mengawal program Swasembada Pangan terus digenjot jajaran Kodim 0725/Sragen hingga ke sudut-sudut kampung. Tak hanya berfokus pada sektor pertanian padi, prajurit TNI kini merambah sektor perikanan darat sebagai pilar utama pemenuhan gizi dan penguat ekonomi kerakyatan.
Komitmen tersebut ditunjukkan jajaran Koramil 13/Sukodono. Dipimpin Babinsa Desa Karanganom Serma Anto JP bersama anggota Koramil lainnya, mereka menerobos permukiman warga untuk menggelar Pembinaan Wilayah (Binwanwil) di Dukuh Karangpelem RT 04 Desa Karanganom, Kecamatan Sukodono, Rabu (4/11/2026).
Babinsa ini menyambangi langsung lokasi budi daya ikan lele milik warga setempat, Winarno. Bukan hanya datang dan melihat-lihat, para prajurit TNI ini ikut terjun memantau kondisi air, pola pemberian pakan, hingga tingkat pertumbuhan benih lele di kolam-kolam milik warga tersebut.
“Swasembada pangan itu tidak cuma soal beras di sawah, tapi juga kecukupan gizi dan protein harian masyarakat. Budi daya lele seperti milik Pak Winarno ini adalah bukti nyata bagaimana ketahanan pangan mandiri bisa dibangun dari tingkat RT,” tegas Serma Anto JP di sela-sela peninjauan.
Ia menambahkan, perikanan air tawar memiliki nilai ekonomis tinggi dengan masa panen yang relatif cepat. Melalui pendampingan rutin ini, Koramil 13/Sukodono berupaya memastikan para peternak lokal mendapatkan motivasi, arahan, serta solusi atas kendala di lapangan seperti fluktuasi harga pakan maupun perawatan kualitas air.
Langkah jemput bola para Babinsa ini disambut hangat oleh pemilik kolam, Winarno. Ia mengaku kaget sekaligus bangga lantaran usahanya mendapat perhatian langsung dari jajaran TNI.
“Kedatangan Pak Babinsa memberikan semangat tersendiri bagi kami peternak kecil. Ada rasa aman dan diperhatikan, apalagi tadi juga diskusi banyak soal cara menjaga hasil panen agar tetap optimal,” ujar Winarno penuh antusias.












