Kodim Sragen — Menjalankan sebuah usaha rintisan di tengah dinamika ekonomi tentu bukan perkara mudah. Dibutuhkan ketekunan, mental baja, dan keuletan yang luar biasa agar roda usaha terus berputar. Semangat inilah yang terpancar dari sosok Ibu Kiki, seorang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pembuat roti asal Dukuh Pohireng, Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang.
Di tengah kesederhanaan tempat usahanya, Ibu Kiki terus membuktikan bahwa kerja keras dan pantang menyerah adalah kunci utama dalam merajut kemandirian ekonomi keluarga sekaligus menggerakkan geliat ekonomi pedesaan.
Kegigihan pelaku usaha lokal seperti Ibu Kiki ini mendapat perhatian khusus dari jajaran TNI. Pada Jumat (6/11/2026), Serma Sumartana bersama anggota turun langsung melaksanakan pengumpulan keterangan teritorial (puanter) sekaligus melakukan pendataan UMKM di Desa Guworejo.
Menuurt Sumartana, Kegiatan ini bertujuan menghimpun data valid untuk dilaporkan ke Komando Atas. Lebih dari itu, kehadiran aparat teritorial di tengah-tengah tempat produksi roti Ibu Kiki menjadi wujud nyata pendekatan humanis untuk mendengarkan denyut nadi perekonomian rakyat secara langsung.
Serma Sumartana memberikan apresiasi tinggi atas keuletan dan semangat wirausaha yang ditunjukkan Ibu Kiki. Bagi TNI, ketekunan warga dalam mengelola usaha mandiri merupakan pilar penting ketahanan ekonomi nasional yang bermula dari tingkat dusun.
“Kami sangat mengapresiasi keuletan Ibu Kiki. Di tengah berbagai tantangan, beliau tetap konsisten menjaga produktivitas usahanya. Semangat kerja keras seperti inilah yang patut diteladani, dan sudah sepatutnya kita dukung bersama agar usahanya semakin berkembang,” ungkap Serma Sumartana di lokasi.












