Jumat, 18 Oktober 2019 pukul 12.00 s.d 12.40 WIB di Masjid Al Hidayah alamat Kp. Kebon Agung RT 23/8, Kel. Kroyo, Kec. Karangmalang, Kab. Sragen dilaksanakan Khutbah sholat Jum’at dan Pemberian Bantuan bahan pembuatan Kanopi berupa atap Gavalum bekerjasama dengan Koramil 2/Karangmalang sebagai Khotib dan Imam Serka Budi Santoso (Anggota Kodim 0725/ Sragen) yang dhadiri ± 150 jamaah.
Adapun inti khutbah dengan tema ” Menghadapi Derasnya Informasi di Era Teknologi ” , Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah : pada kesempatan yang mulia ini khatib mengajak kepada seluruh jama’ah untuk senantiasa meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan senantiasa mewaspadai dan menjauhi segala yang dilarang oleh Allah SWT di antaranya adalah kehati-hatian untuk tidak terpengaruh pemberitaan atau informasi yang tidak benar dan imbasnya bisa jadi akan menyeret kita kepada lembah dosa terlebih terseret pada kasus hukum pemerintahan negara kita.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah, Ada kalimat bijak yang mengatakan bahwa: Dulu, orang yang berpengetahuan adalah orang yang memiliki banyak informasi. Tapi sekarang, orang yang berpengetahuan adalah orang yang mampu menyaring banyak informasi. Jika kita renungkan, kalimat ini sangat relevan sekali dengan kondisi di zaman teknologi dan informasi saat ini, di mana arus informasi mengalir sangat deras silih berganti.
Kita dengan sangat mudah menemukan jutaan informasi hanya dengan menggunakan peralatan di tangan kita, yang sudah menjadi bagian dari kehidupan orang modern yakni handphone atau smartphone / HP. Ditambah lagi dengan kehadiran media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Whatsapp dan sejenisnya, dunia seakan-akan sudah berada dalam genggaman kita.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah, Indonesia saat ini dihadapkan dengan menjamurnya berita hoaks di media sosial.
“ Siapa saja bisa membuat dan menyebarkan berita melalui media sosial. Namun berita dan informasi yang disebarkan seyogyanya adalah berita dan informasi yang benar, yang sehat dan menunjang untuk kemajuan dan pembangunan bangsa “ ujarnya.













