Berita  

SANTUNAN ANAK YATIM,KHITANAN MASSAL DAN KHATAMAN KHILATAN KITAB KUNING

SANTUNAN ANAK YATIM,KHITANAN MASSAL DAN KHATAMAN KHILATAN KITAB KUNING

Rabu, 21 Nopember 2018 pukul 19.00 s/d  22.30 bertempat di Pondok Pesantren Manba’uth Thoyyibah Dk.Sempurejo Ds.Jambangan Kec.Mondokan Kab.Sragen telah dilaksanakan Pengajian Akbar dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw,Ijazah manaqib Nurul Burhani,Santunan anak Yatim,Khitanan Massal dan Khataman Khilatan kitab kuning dengan pembicara Maulana Al Habib Luthfi Bin Yahya dari pekalongan dengan Tema “BERSAMA SANTRI DAMAILAH NEGERI” dengan penanggung jawab kegiatan KH.A.Riyadh Musthofa S.Ag Al Hafidz (pengasuh Ponpes Manbauth Thoyyibah) dan dihadiri lk 5.000 orang jamaah. 

Hadir dalam kegiatan tsbAKBP Arif Budiman, SIK, MH (Kapolres Sragen), Kompol Danu Pamungkas Totok SH SIK (Wakapolres), Dedy Endriyatno, SE (Wakil Bupati Sragen), Kapten Inf Rusdi (Danramil 14/ Mondokan) mewakili Dandim 0725/Sragen, Muspika Mondokan, Wawan, SE (anggota DPRD Fraksi PKS), Maulana Al Habib Luthfi Bin Yahya dari pekalongan, KH.A.Riyadh Musthofa S.Ag Al Hafidz (pengasuh Ponpes Manbauth Thoyyibah), H.Alim Suratno,SE,MSi (Ketua Yayasan Ponpes), Tokoh agama sekec.Mondokan, Jamaah pengajian.

Dalam sambutannya AKBP Arif Budiman, SIK, MH (Kapolres Sragen) :engucapkan banyak terima atas undangan Panitia Pengajian untuk kesekian kalinya di Ponpes Manbaa’uth Thoyibah. Kedepan kita semua akan mengikuti Tahun Politik dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR RI, DPRD Prop, DPRD Kab dan DPD, Saya menghimbau kepada warga masyarakat Pilihan boleh beda akan  Kebhinekaan maka kita harus bisa mengciptakan rasa Toleransi antar Umat beragama agar tercipta kehidupan yang aman, Tentram dan nyaman. Mari kita sama sama menjaga Bumi yang kita pijak dengan jiwa Persatuan dan kesatuan Bangsa agar selalu Solid dimasa yang akan datang. Semoga dengan acara ini kita termasuk golongan Orang orang yang dicintai Allah SWT.

Kapten Inf Rusdi Danramil 14/Mondokan (Mewakili Dandim 0725/Sragen) menyampaikan permohonan maaf Dandim 0725/Srg tidak dpt hadir  karena sedang melaks tugas di jakarta. Kita harus selalu menjaga persatuan dan kesatuan karena dengan persatuan dan kesatuan, negara kesatuan republik  Indonesia akan tetap  utuh dan tidak dipecah belah  oleh siapapun.  Kita harus saling menghargai  dan meningkatkan toleransi , jadikan perbedaan perbedaan mjd kelebihan bg bangsa kt,  jgn kita membesarkan perbedaan sesuai dg Bhineka Tunggal Ika.

Inti Tauziah  yang disampaikan Maulana Al Habib Luthfi Bin Yahya dari pekalongaahwa Nabi Muhammad Saw mengajarkan kepada umatnya untuk menghargai orang lain karena kalau kita mau menghargai orang lain secara otomatis kita akan dihargai oleh orang lain.  Kehancuran suatu negara apabila rakyatnya sudah tidak percaya kepada TNI, Polri dan pemimpin negara maka sudah dipastikan negara itu diambang kehancuran.  Kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga menjadi bangsa Indonesia, Pemuda,Putra dan putri Indonesia,Cinta tanah air Indonesia dengan semboyan NKRI harga mati.

Dengan diturunkan Al Quran ini merupakan Penyempurna dari kitab2 sebelumnya dan tidak melupakan sejarah sebelumnya. Manusia Hidup Di Dunia dalam keseharian sudah ada aturan nya dan kita harus bisa melaksanakan Aturan Aturan Hidup yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw dan harus bisa Bersyukur kepada Allah SWT dijamin akan hidup Damai dan Tentram. Agama Islam tidak hanya dari Zaman Nabi Muhammad melainkan sambung menyambung ke Wali Nabi hingga sampai sekarang Agama Islam masih bisa berkembang dengan sangat Pesat dengan berbagai hambatan hambatan yang sangat luar biasa. Suri Tauladan dan Kebesaran Nabi Muhammad Saw perlu kita Contoh dan Pedomani dalam kehidupan sehari hari agar kita sebagai Umat Muslim bisa menjalankan Perintah perintah Allah SWT.

SANTUNAN ANAK YATIM,KHITANAN MASSAL DAN KHATAMAN KHILATAN KITAB KUNING

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *