Minggu, 30 September 2018 pukul 09.00
s/d 10.50 di Lapangan Ds. Padas Kec. Tanon Kab. Sragen Danramil19/ Tanon
mewakili Dandim 0725/Sragen menghadiri kegiatan Tabligh Akabar Tanon
Bersholawat dalam rangka Baksos MWC NU Kec. Tanon ke -16 dan memperingati Tahun
Baru Hijiriyah 1440 H bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan KH. Abdul
Karim/Gus Karim (Solo) yang diselengarakan oleh MWC NU Kec. Tanon sebagai Ketua
panitia Hariyanto, S. Ag, S.Hum (anggota DPRD Sragen Fraksi PKB) dihadiri
± 5.000 jamaah.
s/d 10.50 di Lapangan Ds. Padas Kec. Tanon Kab. Sragen Danramil19/ Tanon
mewakili Dandim 0725/Sragen menghadiri kegiatan Tabligh Akabar Tanon
Bersholawat dalam rangka Baksos MWC NU Kec. Tanon ke -16 dan memperingati Tahun
Baru Hijiriyah 1440 H bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan KH. Abdul
Karim/Gus Karim (Solo) yang diselengarakan oleh MWC NU Kec. Tanon sebagai Ketua
panitia Hariyanto, S. Ag, S.Hum (anggota DPRD Sragen Fraksi PKB) dihadiri
± 5.000 jamaah.
Hadir dalam kegiatan AKBP Arif Budiman
(Kapolres), Kapten Inf Daryanto (mewakili Dandim 0725/ Sragen), Muspika Tanon, Habib
Syech bin Abdul Qodir Assegaf (Solo), KH. Abdul Karim/Gus Karim (Solo), Ibu
Hartini (Kades Padas) beserta perangkatnya, Rois Syuriyyah KH Riyadz Mushoffa, KH.
Jefry (Ketua MWC Kec. Tanon) beserta jajarannya serta Jamaah Tanon
Bersholawat
(Kapolres), Kapten Inf Daryanto (mewakili Dandim 0725/ Sragen), Muspika Tanon, Habib
Syech bin Abdul Qodir Assegaf (Solo), KH. Abdul Karim/Gus Karim (Solo), Ibu
Hartini (Kades Padas) beserta perangkatnya, Rois Syuriyyah KH Riyadz Mushoffa, KH.
Jefry (Ketua MWC Kec. Tanon) beserta jajarannya serta Jamaah Tanon
Bersholawat
Dalam sambutannya AKBP Arif Budiman (Kapolres Sragen) mengatakan bahwa Bupati Sragen tidak bisa
hadir ada kegiatan yang mendesak keluar Sragen. Beliau menitipkan pesan
memohon maaf dan semoga dalam pelaksanaannya kegiatan ini bisa berjalan
lancar. Selama saya jabat Kapolres Sragen, Habib Syech sudah 10
kali mengisi kegiatan Sholawat di Sragen, dengan kehadiran Habib bisa
membawa suasana kesejukan dan ketentraman buat warga masyarakat Sragen dan bisa
membantu tugas Polisi membuat kondusif.
hadir ada kegiatan yang mendesak keluar Sragen. Beliau menitipkan pesan
memohon maaf dan semoga dalam pelaksanaannya kegiatan ini bisa berjalan
lancar. Selama saya jabat Kapolres Sragen, Habib Syech sudah 10
kali mengisi kegiatan Sholawat di Sragen, dengan kehadiran Habib bisa
membawa suasana kesejukan dan ketentraman buat warga masyarakat Sragen dan bisa
membantu tugas Polisi membuat kondusif.
Jadwal Habib sangat padat, nanti
juga harus sudah sampai Markas Besar TNI di Cilangkap, besuk pagi kembali ke
Sragen. Harapan Kapolres agar sering hadir ditengah masyarakat Sragen
karena dengan kehadiran Habib bisa membawa kedamaian dan mendinginkan
suasana. Ucapan terimakasih kepada MWC NU Tanon atas terselenggaranya
kegiatan Bhaksos semoga akan menjadi amal ibadah semuanya.
juga harus sudah sampai Markas Besar TNI di Cilangkap, besuk pagi kembali ke
Sragen. Harapan Kapolres agar sering hadir ditengah masyarakat Sragen
karena dengan kehadiran Habib bisa membawa kedamaian dan mendinginkan
suasana. Ucapan terimakasih kepada MWC NU Tanon atas terselenggaranya
kegiatan Bhaksos semoga akan menjadi amal ibadah semuanya.
Dalam tausiahnya KH. Karim /Gus
Karim mengungkapkan Hidup itu bagaimana
pena yang berjalan, sedikit demi sedikit tintanya akan habis akan tetapi
pena yang bergerak itu berhenti meninggalkan tulisan, apakah tulisan itu
baik atau jelek semua tergantung yang mengunakan. Maksudnya masa hidup manusia
akan habis/ada batasnya. Dengan sisa umur yang dijalankan diisi dengan
amalan yang baik, tinggalkan sesuatu yang baik agar dikenang keturunan
selanjutnya. Ukirlah dalam kehidupan dengan tinta emas. Mari dihidupkan majlis-
majlis pengajian agar Bangsa Indonesia terhindar dari segala macam
bencana.
Karim mengungkapkan Hidup itu bagaimana
pena yang berjalan, sedikit demi sedikit tintanya akan habis akan tetapi
pena yang bergerak itu berhenti meninggalkan tulisan, apakah tulisan itu
baik atau jelek semua tergantung yang mengunakan. Maksudnya masa hidup manusia
akan habis/ada batasnya. Dengan sisa umur yang dijalankan diisi dengan
amalan yang baik, tinggalkan sesuatu yang baik agar dikenang keturunan
selanjutnya. Ukirlah dalam kehidupan dengan tinta emas. Mari dihidupkan majlis-
majlis pengajian agar Bangsa Indonesia terhindar dari segala macam
bencana.
Adapun dalam kegiatan Bhaksos meliputi semakan
Al Qur’an dan Bahsul Masail dilaksanakan tanggal 22 September 2018, Khitan
masal sebanyak 70 orang, dilaksanakan tanggal 23 September 2018, Santunan anak
yatim sebanyak 164 orang @ Rp. 150.000, 00 se Kec. Tanon, Pengobatan
gratis. Donor darah berjumlah 75 kantong, dilaksanakan pada tanggal 29
September 2018.
Al Qur’an dan Bahsul Masail dilaksanakan tanggal 22 September 2018, Khitan
masal sebanyak 70 orang, dilaksanakan tanggal 23 September 2018, Santunan anak
yatim sebanyak 164 orang @ Rp. 150.000, 00 se Kec. Tanon, Pengobatan
gratis. Donor darah berjumlah 75 kantong, dilaksanakan pada tanggal 29
September 2018.













