Kamis, 19 Juli 2018 pukul
09.30 s/d 12.00 wib Peltu Suparno menghadiri
undangan Verifikasi Stop BABS. di Ds. Kalikobok, Kec. Tanon yang
dihadiri Ibu Emi mewakili Camat Tanon, Peltu Suparno mewakili Danramil Tanon, Ibu
indah DKK Kab. Sragen, Bpk. Triyana Ka. Puskesmas Tanon II , Kepala Desa
Kalikobok, Ketua Rt se desa Kalikobok.
09.30 s/d 12.00 wib Peltu Suparno menghadiri
undangan Verifikasi Stop BABS. di Ds. Kalikobok, Kec. Tanon yang
dihadiri Ibu Emi mewakili Camat Tanon, Peltu Suparno mewakili Danramil Tanon, Ibu
indah DKK Kab. Sragen, Bpk. Triyana Ka. Puskesmas Tanon II , Kepala Desa
Kalikobok, Ketua Rt se desa Kalikobok.
Dalam sambutan Muspika yg di
wakili oleh Peltu Suparno, mengucapkan selamat datang kepada Tim Verifikasi
Kab. Sragen, pada hari ini berkenan hadir di Ds. Kalikobok dalam rangka melaksanakan
Verifikasi Desa ODF. Ucapan terimakasih kepada warga masyarakat Ds. Kalikobok
yang telah bekerja untuk mencapai Ds. ODF.
wakili oleh Peltu Suparno, mengucapkan selamat datang kepada Tim Verifikasi
Kab. Sragen, pada hari ini berkenan hadir di Ds. Kalikobok dalam rangka melaksanakan
Verifikasi Desa ODF. Ucapan terimakasih kepada warga masyarakat Ds. Kalikobok
yang telah bekerja untuk mencapai Ds. ODF.
Indah dari DKK Kab. Sragen,
mengucapkan terimakasih kepada bapak
Muspika, bpk Kepala Desa dan semua warga masyarakat Ds. Kalikobok, yg telah
menyiapkan/bekerja keras untuk mencapai Ds. ODF Pada pagi ini akan di adakan
Verifikasi untuk menjadi Ds. ODF mudah-mudahan nanti lolos menjadi Ds.ODF. Dari
hasil Verifikasi dan penilaian Ds. Kalikobok dinyatakan lolos menjadi Ds. ODF.
mengucapkan terimakasih kepada bapak
Muspika, bpk Kepala Desa dan semua warga masyarakat Ds. Kalikobok, yg telah
menyiapkan/bekerja keras untuk mencapai Ds. ODF Pada pagi ini akan di adakan
Verifikasi untuk menjadi Ds. ODF mudah-mudahan nanti lolos menjadi Ds.ODF. Dari
hasil Verifikasi dan penilaian Ds. Kalikobok dinyatakan lolos menjadi Ds. ODF.
“dulu saya memang sering BAB
di sungai Pak, bahkan kalau saya disuruh BAB di jamban saudara itu sulit
keluar, akhirnya saya pun sadar dan timbul rasa malu kalau perilaku tersebut
tidak baik dan tidak sehat karena dapat merusak lingkungan, sehingga saya dan
keluarga berusaha untuk membuat jamban didalam rumah dan memaksa diri sendiri
untuk tidak BAB di sungai lagi”Pengakuan Parman kepada Tim Puskesmas Tanon.
di sungai Pak, bahkan kalau saya disuruh BAB di jamban saudara itu sulit
keluar, akhirnya saya pun sadar dan timbul rasa malu kalau perilaku tersebut
tidak baik dan tidak sehat karena dapat merusak lingkungan, sehingga saya dan
keluarga berusaha untuk membuat jamban didalam rumah dan memaksa diri sendiri
untuk tidak BAB di sungai lagi”Pengakuan Parman kepada Tim Puskesmas Tanon.













