Berita  

PENGAJIAN AKBAR DI PONPES SALAMAH WABAROKAH DK. CANDEN

PENGAJIAN AKBAR DI PONPES SALAMAH WABAROKAH DK. CANDEN

Peltu Sutejo mewakili Danramil 19/Tanon  menghadiri Kegiatan pada hari Minggu tanggal
22 April 2018 pukul 20.30 s/d 23. 40 Wib di Ponpes Salamah Wabarokah alamat Dk.
Canden Rt. 08,  Ds. Ketro,  Kec. Tanon,  Kab. Sragen kegiatan
Pengajian Akbar dalam rangka Haul dan Khataman ke 23 bersama KH. Reza Ahmad
Zahid Imam Yahya,  Lc. MA (Pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri, Jawa Timur)
sebagai Ketua Panitia Bp. Ahmad Saiman (mantan Kades Ketro) dihadiri ± 1.000
jamaah.

Hadir dalam
kegiatan dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen), Muspika Tanon, KH.
Reza Ahmad Zahid Imam Yahya,  Lc. MA (Pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri, Jawa
Timur), Hariyanto,  S. Ag (anggota DPRD Sragen fraksi PKB), KH. Maksum Abi
Dardak (Pengasuh Ponpes Salamah Wabarokah), KH. Jefri (Ketua tanfidziyyah MWC
NU Tanon) beserta pengurusnya Jamaah pengajian akbar.

Dalam sambutannya
dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen) mengatakan bahwa beliau merasa
bahagia atas terselenggaranya kegiatan pengajian akbar, dan selama menjabat
bupati Sragen baru sekarang bisa menghadiri karena sesuatu keadaan situasi dan
kondisi. Jadikan ponpes bisa menjawab tantangan menyelesaikan permasalahan
bangsa,  seiring dengan perkembangan zaman. Orangtua harus menganjurkan
anak-anaknya untuk tidak putus bersekolah. Pemkab Sragen memiliki dua pekerjaan
yang tinggi dan perlu segera di benahi diantaranya angka kemiskinan yang cukup
tinggi dan angka pendidikan warga yang masih rendah. Bupati sudah berkunjung ke
pengurus ponpes Salamah Wabarokah untuk memberikan bantuan, tetapi pengurus
tidak mau menerimanya. Karena ponpes tidak membebani semua orang.

Selama
menjabat bupati Sragen, banyak yang dihadapi baik masalah kecil sampai besar,
terutama masalah jalan yang rusak. Ada yang unjukrasa dengan jalan menanami
pisang,  tetapi bupati memberitahu bahwa semua jalan sudah dianggarkan
tinggal menunggu pembangunannya. Pada tanggal 27 April 2018 Jawa Tengah akan
melaksanakan pesta demokrasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati mengaharapkan
warga yang sudah memiliki hak pilih untuk mengunakan hak pilihnya dan jangan
golput. Termasuk nanti tahun 2019 akan dilaksanakan pesta demokrasi pilpres dan
pilcaleg, mari bersama-sama untuk mensukseskan dengan lancar dan aman.

Inti tausiah
yang disampaikan oleh KH. Reza Ahmad Zahid Imam Yahya,  Lc. MA (Pengasuh
Ponpes Lirboyo Kediri, Jawa Timur) mengungkapkan dimana tempat,  generasi
bangsa yang paling cerdas yaitu santri. Sesuai riset bahwa ada tiga macam
syarat untuk bisa intelektual, meliputi memiliki pemikiran yang kritis. Memiliki
pengalaman atau penelitian serta bisa mengayomi masyarakat.

Dari ketiga
kategori tersebut ada pada diri para santri, Lulusan dari ponpes siap untuk
menjadi kader-kader demi menciptakan kemajuan Bangsa  dan Negara yang
memiliki keimanan dan ketaqwaan.orangtua yang sudah memasukan anaknya di ponpes
harus mendoakan,  diberikan pakaian/sandangan yang baik dengan harapan
bisa menjadi anak yang sholeh.

PENGAJIAN AKBAR DI PONPES SALAMAH WABAROKAH DK. CANDEN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *