Berita  

BABINSA SUMBERLAWANG HADIRI PENGAJIAN RUTIN LAPANAN

BABINSA SUMBERLAWANG HADIRI PENGAJIAN RUTIN LAPANAN

Minggu, 18 maret 2018 mulai pkl 09.00 s/d 12.15 Wib Serka
Warsono Babinsa Koramil 17/Sumberlawang menghadiri kegiatan Pengajian Rutin
Lapanan MWC NU Sumberlawang di halaman Masjid AT TAQWA Dukuh Gringsing Rt 06
Desa Mojopuro Kecamatan Sumberlawang Kab.Sragen yang di hadiri kurang lebih
3.000 orang. Hadir dalam kegiatan tersebut Muspika Kec. Sumberlawang, KH.
Muhlisin Dawam (pengurus Besar NU Surakarta), Kades Mojopuro, K.M. Abdul Kholiq
(Syuriah), K.M. Baihaqi (Katib), K. Marsudi (Ketua Tanfidziah), Agus Widodo,
S.Si (Sekretaris) serta Jamaah pengajian NU.

Dalam
sambutannya Bpk. K. Marsudi (Ketua Tanfidziah) mengucapkan terima kasih kepada
seluruh jamaah yang sudah menghadiri undangan kami dan sangat luar biasa
kehadirannya, kemudian mohon maaf bila dalam penyambutan dan penyediaan tempat
kurang berkenan karena keterbatasan tempat. Pengajian rutin lapanan ini
dilaksanakan oleh MWC NU Sumberlawang dan kebetulan tahun ini tahun politik,
namun NU akan mengambil sikap yang netral terkait dengan Pilgub Jateng 
dan MWC NU Kec. Sumberlawang tidak pernah mengundang Ibu Ida Fauziyah kemudian
dari pihak Partai pengusung  tidak pernah menyampaikan kepada panitia
bahwa Ibu Ida Fauziyah akan hadir dalam pengajian tersebut, namun pihak MWC NU
Sumberlawang mempersilahkan kalau hanya sifatnya kehadirannya ingin mengaji
bersama. NU akan membangun gedung MWC NU Sumberlawang yang letaknya di Ds.
Mojopuro (dekat gedung IPHI).  Pembangunan tersebut khusus amal yang selama
ini dikumpulkan melalui “kotak koin” semoga gedung yang akan dibangun
bisa bermanfaat untuk kita semua.

Drs. Susilo
Hono, MM (Camat Sumberlawang) mengungkapkan bahwa pengajian pada hari ini
semoga mendapatkan barokah dan pengajian yang dilaksanakan tiap Lapanan oleh
tiap Ranting-ranting sangat baik sekali dan tiap pengajian NU yang hadir sangat
banyak dan selalu penuh.  Kemudian MWC NU Sumberlawang juga akan membangun
gedung di wilayah Sumberlawag, ini sepak terjang yang luar biasa dan betapa besarnya
NU ini. Pengumpulan koin yang selama ini dikumpulkan oleh warga NU dan
Alhamdulillah tidak lama lagi NU akan memmiliki rumah sakit yang terletak di
wilayah Kacangan. Tahun 2018 adalah tahun politik, harapannya agar seluruh
warga bisa menggunakan haknya untuk menentukan pilihannya untuk memilih
pemimpin yang baik dan jangan sampai Golput.

Inti tausiyah
yang disampaikan oleh KH. Muhlisin Dawam (pengurus Besar NU Surakarta) bahwa Umat
Nabi Muhammad SAW punya cita-citanya hanya dua yaitu selamat dunia dan akhirat,
maka gunakan waktu sebaik-baiknya jangan sampai kita terlena dengan waktu yang
sempit ini. Kemudian terkait dengan yang rencana kehadiran Ibu Ida Fauziyah
datang ke pengajian ini biarkan saja karena Ibu Ida Fauziyah adalah termasuk
pengurus NU pusat, kenapa dilarangan bila akan hadir ditengah-tengah kita. Selama
NU masih berdiri, Tentara dan polisi jangan sampai takut karena NU akan
mengawal tegaknya NKRI ini dan NKRI hancur saat datang kiamat.  Mari
bangun pondasi agama kita ini dengan baik dan kita perkuat dengan amalan yang
baik. Bila kita ingin selamat dunia dan akhirat kita mau menjalankan 5 T yaitu
: Taaruf atau saling pengenal, Tawahun saling memahami, Taawun atau saling
menolong.Takabun atau saling mencintai dan Takafur atau saling menjaga
keamanannya. Rosul diturunkan ke bumi hanya untuk Rahmatan lilalamin, makanya
warga NU dengan agama apa saja tetap baik, dengan ormas lainnya juga tetap
baik. Mari kita perkuat agama kita ini dengan memperbanyak pengajian bersama,
tujuan hidup hanya mengharapkan rindho Allah dan di hari akhir kita semua masuk
Surga Allah.

BABINSA SUMBERLAWANG HADIRI PENGAJIAN RUTIN LAPANAN



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *