Bantaran sungai yang ada di
dukuh Gabusan di nyatakan waspada pasca daerah aliran sungai (DAS) sungai
Mungkung yang tergerus arus sungai sehingga mengakibatkan tanggul yang mempunyai kedalaman sekitar 12 meter
dengan panjang tanggul 60 meter dan ketebalan 1,5 meter tersebut jebol. Kejadian
longsor tersebut terjadi setelah kondisi air surut yang terjadi pada Selasa
sore13/03/2018.
Mengetahui
kejadian tersebut anggota Koramil 01/Sragen langsung datang kelokasi guna mengecek
langsung dan berkoordinasi dengan pemerintah desa Tangkil dan BPBD Kab. Sragen
agar segera dilakukan tindakan upaya penanggulangan guna mencegah terjadinya
merembetnya tanggul jebol yang ada di sekitarnya. Tanggul yang jebol ini
merupakan proyek dari balai besar bengawan Solo BBBS tahun 2014. Berdasarkan
dari hasil pantauan bawa tanggul tersebut mengenai tiga rumah warga antara lain
di rumah Supriyanto , wiraswasta, 42 Th, Sukidi, 60 tahun, Islam, Tani dan Suloso,
65 tahun, Islam, Tani yang semuanya warga Gabusan RT 02/11 Desa Tangkil, Kab Sragen.
kejadian tersebut anggota Koramil 01/Sragen langsung datang kelokasi guna mengecek
langsung dan berkoordinasi dengan pemerintah desa Tangkil dan BPBD Kab. Sragen
agar segera dilakukan tindakan upaya penanggulangan guna mencegah terjadinya
merembetnya tanggul jebol yang ada di sekitarnya. Tanggul yang jebol ini
merupakan proyek dari balai besar bengawan Solo BBBS tahun 2014. Berdasarkan
dari hasil pantauan bawa tanggul tersebut mengenai tiga rumah warga antara lain
di rumah Supriyanto , wiraswasta, 42 Th, Sukidi, 60 tahun, Islam, Tani dan Suloso,
65 tahun, Islam, Tani yang semuanya warga Gabusan RT 02/11 Desa Tangkil, Kab Sragen.













