Sabtu,
24 Februari 2018 bertempat di lapangan Ds. Peleman, Kecamatan Gemolong,
Kabupaten Sragen digelar kegiatan acara rutin pengajian selapanan tiap malam minggu
legi yang diselenggarakan oleh Ponpes Nurul Huda (Desa Plosorejo,Kecamatan
Gondang, Kabupaten Sragen) asuhan abah
Syarif Hidayatullah.
24 Februari 2018 bertempat di lapangan Ds. Peleman, Kecamatan Gemolong,
Kabupaten Sragen digelar kegiatan acara rutin pengajian selapanan tiap malam minggu
legi yang diselenggarakan oleh Ponpes Nurul Huda (Desa Plosorejo,Kecamatan
Gondang, Kabupaten Sragen) asuhan abah
Syarif Hidayatullah.
Pengajian
selapanan itu dihadiri Muspika Kecamatan Gemolong, Bp. Muklisin
(anggota DPRD Kudus Fraksi Golkar),
Bp. Hariyanto (anggota DPRD Sragen Fraksi PKB), Gus Ridho (dari Jakarta),
Kapten Cba Sugiyono Danramil 15/Gemolong, Kyai Syarif Hidayatullah (Pengasuh
Ponpes Nurul Huda Plosorejo), Ustadz
Choirul (Ketua FPI Surakarta),
Tomas, Toga dan Toda serta tamu undangan dan Jamaah pengajian kurang lebih 2.000
orang.
selapanan itu dihadiri Muspika Kecamatan Gemolong, Bp. Muklisin
(anggota DPRD Kudus Fraksi Golkar),
Bp. Hariyanto (anggota DPRD Sragen Fraksi PKB), Gus Ridho (dari Jakarta),
Kapten Cba Sugiyono Danramil 15/Gemolong, Kyai Syarif Hidayatullah (Pengasuh
Ponpes Nurul Huda Plosorejo), Ustadz
Choirul (Ketua FPI Surakarta),
Tomas, Toga dan Toda serta tamu undangan dan Jamaah pengajian kurang lebih 2.000
orang.
Inti dalam pengajian yang disampaikan oleh Gus Ridho
tersebut agar semua umat Islam mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW ,karena
beliaulah yang menjadi panutan bagi orang muslim sekaligus sebagai suritauladan
untuk semua umat, tetapi untuk saat ini banyak yang mengalami pergeseran
sehingga yang menjadi panutan sekarang hanya materi duniawi saja. Kemudian
beliau juga menghimbau apabila menjadi pejabat jangan memanfaatkan jabatanya
dengan menumpuk harta kekayaan untuk pribadinya sendiri melainkan untuk
kesejahteraan rakyatnya. diakhir tauziahnya beliau menyampaikan bahwa
akhir-akhir ini diwilayah Indonesia banyak kejadian penyerangan yang dilakukan
oleh orang gila,kemungkinan ini sebagai bentuk usaha untuk memperkeruh suasana
apalagi saat ini bangsa Indonesia sedang memiliki hajatan Pilkada serentak, Semoga dalang dibalik kejadian cepat ditemukan dan ditangkap.
tersebut agar semua umat Islam mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW ,karena
beliaulah yang menjadi panutan bagi orang muslim sekaligus sebagai suritauladan
untuk semua umat, tetapi untuk saat ini banyak yang mengalami pergeseran
sehingga yang menjadi panutan sekarang hanya materi duniawi saja. Kemudian
beliau juga menghimbau apabila menjadi pejabat jangan memanfaatkan jabatanya
dengan menumpuk harta kekayaan untuk pribadinya sendiri melainkan untuk
kesejahteraan rakyatnya. diakhir tauziahnya beliau menyampaikan bahwa
akhir-akhir ini diwilayah Indonesia banyak kejadian penyerangan yang dilakukan
oleh orang gila,kemungkinan ini sebagai bentuk usaha untuk memperkeruh suasana
apalagi saat ini bangsa Indonesia sedang memiliki hajatan Pilkada serentak, Semoga dalang dibalik kejadian cepat ditemukan dan ditangkap.











