Sabtu, 17 Pebruari 2018 pukul 20.30 – 23.00 Wib bertempat di Masjid Salilal Muttaqin
alamat Dk. Kali pucang RT. 13 Ds. Musuk Kec. Sambirejo Kab. Sragen telah
dilaksanakan kegiatan pengajian selapanan wirdul kabir wa shoghir majlis
silaturohmi ulama dan umaro annurul mubin yang diselenggarakan oleh Ponpes dan
Majelis Maulid Dzikir Wa Ta’lim “An Nurul Mubin” pimpinan Ustad Mala
Kunaefi alamat Ds. Mojorejo Kec. Karangmalang Kab. Sragen dihadiri sekitar 300
orang.
alamat Dk. Kali pucang RT. 13 Ds. Musuk Kec. Sambirejo Kab. Sragen telah
dilaksanakan kegiatan pengajian selapanan wirdul kabir wa shoghir majlis
silaturohmi ulama dan umaro annurul mubin yang diselenggarakan oleh Ponpes dan
Majelis Maulid Dzikir Wa Ta’lim “An Nurul Mubin” pimpinan Ustad Mala
Kunaefi alamat Ds. Mojorejo Kec. Karangmalang Kab. Sragen dihadiri sekitar 300
orang.
Hadir dalam
kegiatan tersebutKH. Sa’dullah Basuni (Pimpnan Ponpes Tajul Muslimin (Pasuruan
Jatim), Bp. Sutrisno (Kabag Kesra mewakili Bupati Sragen), Bp. Hartanto
(Anggota DPRD Sragen), Muspika Sambirejo, Ust. Mala Kunaefi (Ketua FPI Kab.
Srgen/Pimpinan Ponpes Nurul Mubin), Suharno (Kades Musuk), Tokoh Agama Desa
Musuk serta Jema’ah pengajian dzikir dan selapanan.
kegiatan tersebutKH. Sa’dullah Basuni (Pimpnan Ponpes Tajul Muslimin (Pasuruan
Jatim), Bp. Sutrisno (Kabag Kesra mewakili Bupati Sragen), Bp. Hartanto
(Anggota DPRD Sragen), Muspika Sambirejo, Ust. Mala Kunaefi (Ketua FPI Kab.
Srgen/Pimpinan Ponpes Nurul Mubin), Suharno (Kades Musuk), Tokoh Agama Desa
Musuk serta Jema’ah pengajian dzikir dan selapanan.
Dalam
kesempatan tersebut KH. Sa’dullah Basuni (Pimpnan Ponpes Tajul Muslimin
(Pasuruan Jatim) mengatakan bahwa kami dari para tokoh masyarakat merasa
kehilangan khususnya para pemuda yang saat ini sangat memprihatinkan, apakah
ini karena perkembangan globalisasi atau penjajahan yang berkepanjangan, karena
kelangsungan kehidupan berbansa adalah ditangan para pemuda. Tema pada malam
ini ditulis silaturahmi bertujuan untuk meningkatkan hubungan satu sama lain
sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Mengajak untuk meningkatkan
keimanan dan memperbanyak beramal untuk kebajikan.
kesempatan tersebut KH. Sa’dullah Basuni (Pimpnan Ponpes Tajul Muslimin
(Pasuruan Jatim) mengatakan bahwa kami dari para tokoh masyarakat merasa
kehilangan khususnya para pemuda yang saat ini sangat memprihatinkan, apakah
ini karena perkembangan globalisasi atau penjajahan yang berkepanjangan, karena
kelangsungan kehidupan berbansa adalah ditangan para pemuda. Tema pada malam
ini ditulis silaturahmi bertujuan untuk meningkatkan hubungan satu sama lain
sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Mengajak untuk meningkatkan
keimanan dan memperbanyak beramal untuk kebajikan.
Para pejuang kemerdekaan terdahulu khususnya para ulama’ Kyai Suhadak dan
tentara-tentara serta pejuang yang lain, pada saat berjuang hanya mempunyai
satu tujuan yaitu merdeka, oleh karena itu kita sebagai generasi penerus harus
dapat menjaga keutuhan dan kelangsungan hidup bangsa tanpa meninggalkan agama.
Menginginkan pemimpin bangsa baik sehingga rakyatnya akan menjadi lebih baik. Bila
umat islam sudah dikuasai oleh putus asa maka hatinya akan lemah dan tidak
mempunyai tujuan hidup. Mengharapkan kepada para kyai dan
para pemimpin bangsa juga seluruh lapisan masyarakay untyuki bergerak demi
keutuhan NKRI karena musuh negara saat ini sudah masuk ke semua lini dan pemuda
untuk menghancurkan NKRI ini.











