Berita  

PERSIT KODIM SRAGEN PAMER KETRAMPILAN MEMBUAT STIK DARI DAUN SINGKONG

PERSIT KODIM SRAGEN PAMER KETRAMPILAN MEMBUAT  STIK DARI DAUN SINGKONG
Sragen, 29 Januari 2018
bertempat di rumah anggota Persit istri dari Sertu Haryono yang beralamat di
Dk.Karas Rt.08 Rw.03 Ds.Puro Kec. Karangmalang. Berlangsung kegiatan
demontrasi, namun demo kali ini adalah demontrasi membuat kreasi makanan
berbahan dasar daun singkong. Daun singkong yang banyak terdapat di sekitar
rumah sertu haryono mengusik pikiran istrinya untuk membuat kreasi dari daun
singkong tersebut. Daun singkong biasanya hanya dimasak sebagai sayur untuk
dimakan bersama nasi ataupun untuk pakan ternak namun ditangan ibu 3 anak ini
daun singkong dirubah menjadi camilan sehat untuk keluarga menjadi “Stik daun
singkong”.
Bahan yang digunakan
adalah cukup sederhana yakni seikat daun singkong, 500 gram tepung tapioka,
bumbu dapur berupa bawang putih, telur ayam, penyedap rasa ayam, ketumbar
bubuk, garam, minyak goreng dan air. Cara memasaknya juga tak terlalu sulit
yakni daun singkong direbus dalam air mendidih selama 15 menit ditiriskan lalu
dicuci dan dikepal-kepal lalu diiris lembut. Kemudian campur daun singkong
dengan tepung, penyedap rasa ayam, ketumbar bubuk, telur, bawang putih yang
sudah dihaluskan lalu tuang sedikit minyak goreng dan air pelan-pelan sambil di
aduk supaya merata.
Setelah adonan jadi
cetak pada nampan kecil dan ditekan-tekan menggunakan ibu jari supaya tipis.
Kukus adonan yang sudah jadi selama 10 menit dengan api sedang. Setelah masak
jemur adonan di terik matahari selama 30 menit lalu gunting adonan yang sudah menjadi
lembaran dengan panjang 10cm dan lebar 0,5cm. Selesai dipotong potong lalu
jemur dibawah matahari sampai kering, dan stik daun singkong siap digoreng dan
siap dihidangkan dimeja mendampingi teh panas cocok dimakan saat hujan.

Ny. Lani Haryono
mengatakan bahwa kendala yang dihadapi adalah pemotongan lembaran adonan masih
menggunakan gunting manual sehingga membutuhkan waktu cukup lama, serta tidak
memiliki spinner atau alat untuk memisahkan stik dengan sisa minyak goreng. Ny.
Lani Haryono berharap ada bantuan modal untuk meningkatkan produksi, spinner,
alat pemotong dan mohon dinas terkait untuk membantu pemasaran serta berharap
kepada Bupati sragen untuk memasukkan daftar makanan ini menjadi salah satu
kekayaan kuliner khas bumi sukowati.

PERSIT KODIM SRAGEN PAMER KETRAMPILAN MEMBUAT  STIK DARI DAUN SINGKONG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *