Berita  

PENGAJIAN KELILING LAPANAN DS. JAMBANAN

PENGAJIAN KELILING LAPANAN DS. JAMBANAN
Sabtu,  20 Juni
2018,  di lapangan bola Ds. Jambanan Kec. Sidoharjo Kab. Sragen telah
dilaksanakan pengajian keliling lapanan Ponpes Nurul Huda plosorejo Kec.
Gondang, penanggung jawab Sugino S.Sos (Kades Jabanan) dihadiri lk 800 orang.

Hadir pada
kegiatan Ir.H. Fatkhurohman (Anggota DPRD Kab. Sragen fraksi PKB), Samsuri 
S sos, MM(Camat Sudoharjo), Iptu Zubaidi ( Wakapolsek mewakili Kapolsek
Sidoharjo), Kapten Inf Suparno (Danramil 04/Sdh), Sugino S.Sos (Kades Jabanan),
Gus Miftah Maulana Habiburrohman( pengasuh Ponpes Ora Aji Sleman), Bombong
Lukito, SH. SE (Anggota DPRD Sragen), Syarif Hidayatullah (Pengasuh ponpes
Nurul Huda), Cak Diqin, Ki Dalang Putut serta Para tamu dan jamaah pengajian.

Dalam
sambutannya Samsuri  Sos, MM ( Camat Sudoharjo ) mengucapkan Puji Syukur
kehadiran Allah  pada malam hari ini bisa silaturomi dalam keadaan sehat,
dan kami dari mispika ikut senang acara ini trimakasih kepada Abah Syarif dan
semoga membawa kebaikan. Selaku muspika kami ikut nyengkuyung semoga kegitan ini
mendapat rindho dari Allah, kegitan dari pagi sampai malam hari ini yang
dimulai dari samaan Al Quran, reog, pengajian dan wayang semoga mendapat ridho
dari Allah dan bermanfaat untuk masyarakat semua.

Ir.H. Fatkhurohman (Anggota DPRD Kab. Sragen fraksi PKB)
mengungkapkan kenapa pengajian ini harus dengan wayang, dari sejarah sunan kali
jogo dalam penyebarannya tidak lepas dari ini di Sragen ini mungkin salah
satunya dwngan ini. Dalam pementasan wayang mungkin nanti ada unsur-unsur
keagamaan saya ikut senang dari kursi yang disiapkan semua penuh itu berarti
masyarakat masih seneng dengan budaya tradisional, selesainya acara ini saya
harapkan masyarakat bisa hidup tentrem dan sejahtera.  Pada acara ini merupakan acara dakwah mungkin
caranya berbeda akan tetapi tujuannya sama, semoga kedepannya membawa
manfaatnya untuk generasi kita kedepannya. Inti Pengajian dengan pembicara Gus
Miftah Maulana Habiburrohman ( pengasuh Ponpes Ora Aji Sleman). Tidak ada
pejabat yang selamat tanpa dikawal para kyai, siapa yang punya ilmu sedekahlah
dengan ilmu, harta dengan hartanya dan tenaga dengan tenaganya, Kyai itu bukan
pekerjaan.

Acara ini
merupakan warisan dari wali songo yaitu menyiarkan agama lewat budaya, cara
wali yaitu mengagamakan budaya, jaman dulu wali songo membangun masjid deket
alun-alun dimasjid ada gamelangnya maka masyarakat pada datang ke masjid,
bedanya jaman dulu dan sekarang jaman dulu mengajarkan sesuatu sesuatu cukup
dengan lagu kalau sekarang pasti ditanya dalillnya. Mandikanlah jasadmu, bersihkan
hatimu, bersihkanlah hartamu untuk ibadah, menutup aurat itu agama caranya
nutup dengan budaya jadi pakain itu jangan dipermaslahkan. Malam ini diadakan
pengajian dengan budaya biar bapak ibu lebih cepet paham, yang benar itu
mengagamakan budaya bukan membudayakan agama. Pukul 22.15 pengajian selesai
dilanjutkan pentas wayang kulit bersama Ki Dalang Putut.

PENGAJIAN KELILING LAPANAN DS. JAMBANAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *