Sidoharjo, 4 Oktober 2017
Senin, 2 Oktober 2017 pukul 09.00 s/d 11.00 Wib bertempat di Kantor Desa duyungan
dilaksanakan verifikasi odf ( buang air
besar sembarangan). Hadir dalam kegiatan
Camat Sidoharjo Bpk Samsuri, SE. Sos, MM, Kesling Puskesmas Ibu Listia,
Kades Duyungan Kuntoro Yuwono, SE, Babinsa Duyungan Serka Sunardi ( mewakili
Danramil 04), Babinkamtibmas Iptu Supriyono ( mewakili Kapolsek ), warga
Duyungan 70 orang.
dilaksanakan verifikasi odf ( buang air
besar sembarangan). Hadir dalam kegiatan
Camat Sidoharjo Bpk Samsuri, SE. Sos, MM, Kesling Puskesmas Ibu Listia,
Kades Duyungan Kuntoro Yuwono, SE, Babinsa Duyungan Serka Sunardi ( mewakili
Danramil 04), Babinkamtibmas Iptu Supriyono ( mewakili Kapolsek ), warga
Duyungan 70 orang.
Dalam sambutannya muspika dan dinas kesehatan puskesmas
sidoharjo bahwa wilayah Sidoharjo dari 12 Desa baru 2 desa yang bebas odf, sementara 10 desa masih ada yang odf. Dalam kesempatan tersebut Kesling Puskesmas
Ibu Listia mengatakan tentang perilaku
buang air besar sembarangan, masyarakat tidak boleh buang air sembarangan,
karena efeknya bisa menjadi sumber barbagai penyakit. Untuk itu harus
digerakkan Stop Buang Air Besar Sembarangan. “Stop buang air besar sembarangan
ini sebenarnya untuk menciptakan supaya masyarakat hidup sehat,”katanya. Upaya yang dilakukan, selain
penyuluhan penyadaran perilaku buang air besar sembarangan, juga mengupayaan
pengadaan jamban. Dikatakan, seharusnya tiap rumah memiliki jamban, namun jika
dalam suatu tempat belum memungkinkan, maka bisa membuat jamban umum. Setelah
sambutan dilanjutkan pemerisaan dan pendataan
kerumah rumah warga yg belum punya jamban sehat.
sidoharjo bahwa wilayah Sidoharjo dari 12 Desa baru 2 desa yang bebas odf, sementara 10 desa masih ada yang odf. Dalam kesempatan tersebut Kesling Puskesmas
Ibu Listia mengatakan tentang perilaku
buang air besar sembarangan, masyarakat tidak boleh buang air sembarangan,
karena efeknya bisa menjadi sumber barbagai penyakit. Untuk itu harus
digerakkan Stop Buang Air Besar Sembarangan. “Stop buang air besar sembarangan
ini sebenarnya untuk menciptakan supaya masyarakat hidup sehat,”katanya. Upaya yang dilakukan, selain
penyuluhan penyadaran perilaku buang air besar sembarangan, juga mengupayaan
pengadaan jamban. Dikatakan, seharusnya tiap rumah memiliki jamban, namun jika
dalam suatu tempat belum memungkinkan, maka bisa membuat jamban umum. Setelah
sambutan dilanjutkan pemerisaan dan pendataan
kerumah rumah warga yg belum punya jamban sehat.













