Kedawung, 25 September 2017
Pada hari Sabtu tgl. 23 September
2017 , mulai pukul 20.30 sd 22.30 Wib,
Danramil 05/Kedawung Kapten Arm Suparno bertempat di Masjid
At – Taqwa , Dk Balu , Ds. Bendungan, Kec Kedawung. Telah
dilaksanakan Pengajian akbar dalam rangka Pengajian Lapanan Rutin yang ke – 129
dan Perayaan Tahun Baru Islam 1439 H , dengan pembicara Bp
Ustadz Saifudin dari Tanon , yngg dihadiri sekitar 250 orang.
2017 , mulai pukul 20.30 sd 22.30 Wib,
Danramil 05/Kedawung Kapten Arm Suparno bertempat di Masjid
At – Taqwa , Dk Balu , Ds. Bendungan, Kec Kedawung. Telah
dilaksanakan Pengajian akbar dalam rangka Pengajian Lapanan Rutin yang ke – 129
dan Perayaan Tahun Baru Islam 1439 H , dengan pembicara Bp
Ustadz Saifudin dari Tanon , yngg dihadiri sekitar 250 orang.
Hadir dalam acara tersebut Muspika Kec
Kedawung / yang mewakili, Perangkat desa Ds Bendungan, Bp Ustadz Saifudin dari
Tanon sebagai Penceramah, Toga , Tomasy dan Pok Pengajian Dk Balu Ds
Bendungan Kec Kedawung.
Kedawung / yang mewakili, Perangkat desa Ds Bendungan, Bp Ustadz Saifudin dari
Tanon sebagai Penceramah, Toga , Tomasy dan Pok Pengajian Dk Balu Ds
Bendungan Kec Kedawung.
Inti dari isi Pengajian : Bahwa
Rosulullah Nabi Muhammad SAW diturunkan ke dunia untuk memperbaiki
Akhlaq umat manusia di dunia agar lebih baik. Orang hidup yang
paling Ikhlas dalam berkorban adalah Orang Tua , yang berkorban demi anaknya karena
Ridhonya Allah SWT tergantung Ridhonya orang tua. orang tua harus selalu
mengingatkan kepada anaknya agar anak selalu ingat kepada orangtua dalam
pengorbananya termasuk pengorbanan kepada para Pejuang Kemerdekaan
Indonesia, dan Jangan Sekali kali Melupakan Sejarah ( Jas Merah).
Hidup harus selalu mensyukuri Nikmat Allah swt , dan hidup hrs selalu Guyup
Rukun saling menghormati kepada sesama lebih-lebih kepada tetangga ada istilah
Pager Mangkok lebih baik daripada Pager Tembok. Hidup untuk selalu menjaga
kehidupan Rumah Tangga yang baik hidup yang harmonis dan saling
menghormati.
Rosulullah Nabi Muhammad SAW diturunkan ke dunia untuk memperbaiki
Akhlaq umat manusia di dunia agar lebih baik. Orang hidup yang
paling Ikhlas dalam berkorban adalah Orang Tua , yang berkorban demi anaknya karena
Ridhonya Allah SWT tergantung Ridhonya orang tua. orang tua harus selalu
mengingatkan kepada anaknya agar anak selalu ingat kepada orangtua dalam
pengorbananya termasuk pengorbanan kepada para Pejuang Kemerdekaan
Indonesia, dan Jangan Sekali kali Melupakan Sejarah ( Jas Merah).
Hidup harus selalu mensyukuri Nikmat Allah swt , dan hidup hrs selalu Guyup
Rukun saling menghormati kepada sesama lebih-lebih kepada tetangga ada istilah
Pager Mangkok lebih baik daripada Pager Tembok. Hidup untuk selalu menjaga
kehidupan Rumah Tangga yang baik hidup yang harmonis dan saling
menghormati.













