Sragen, 12 September 2017
Sragen, 11 september 2017 pukul 11.00 -15.15 Wib Kodim
0725/sragen menerima kunjungan tim Sergap Mabesad. Tim terdiri dari Brigjen TNI
Sudarto, Kolonen Inf Rochiman, Kolonel Inf Damar Teguh santoso. Hadir dalam
kegiatan kunjungan Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo,MMDS, Kapten Inf Kusminin
Pasi Wanwil ter Rem 074/wrt, Pasiter kodim sragen Kapten Arh Jumadiyono,
Kadistan Ir.Ekarini Mumpuni, Kadis han Pangan Ir.Djazairi, Kasi pengadaan sub
divre bulog surakarta bp.yoyo dan Bpk. Wondo mitra bulog.
0725/sragen menerima kunjungan tim Sergap Mabesad. Tim terdiri dari Brigjen TNI
Sudarto, Kolonen Inf Rochiman, Kolonel Inf Damar Teguh santoso. Hadir dalam
kegiatan kunjungan Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo,MMDS, Kapten Inf Kusminin
Pasi Wanwil ter Rem 074/wrt, Pasiter kodim sragen Kapten Arh Jumadiyono,
Kadistan Ir.Ekarini Mumpuni, Kadis han Pangan Ir.Djazairi, Kasi pengadaan sub
divre bulog surakarta bp.yoyo dan Bpk. Wondo mitra bulog.
Dalam kesempatan tersebut Dandim Sragen memaparkan
kegiatan pendampingan pertanian dan serapan gabah petani di wilayah sragen
meliputi target sragen 52.000 ton dan sampai saat ini sudah mencapai 37.117.34
Ton (71,38%) dengan kekurangan 10.700 ton. Dandim juga menyampaikan kendala
kendala yang ada serta upaya untuk mengatasi kekurangan target tersebut dengan
cara mengumpulkan para mitra bulog untuk duduk bersama membahas masalah
tersebut sehingga tercapai kesepakatan dan komitmen dengan 33 mitra bulog untuk
mengejar target kekurangan tersebut dan membagi tugas target setor beras ke
bulog dan mereka menyanggupi dengan membuat pernyataan secara sukarela.
kegiatan pendampingan pertanian dan serapan gabah petani di wilayah sragen
meliputi target sragen 52.000 ton dan sampai saat ini sudah mencapai 37.117.34
Ton (71,38%) dengan kekurangan 10.700 ton. Dandim juga menyampaikan kendala
kendala yang ada serta upaya untuk mengatasi kekurangan target tersebut dengan
cara mengumpulkan para mitra bulog untuk duduk bersama membahas masalah
tersebut sehingga tercapai kesepakatan dan komitmen dengan 33 mitra bulog untuk
mengejar target kekurangan tersebut dan membagi tugas target setor beras ke
bulog dan mereka menyanggupi dengan membuat pernyataan secara sukarela.
Adapun sambutan dari Brigjen TNI Sudarto diantaranya bahwa
target dari Kementerian Pertanian Agustus belum tercapai sehingga diperpanjang
sampai September. “Sragen saya akui memang tertinggi serapan gabah nya di
wilayah soloraya, karena target September belum tercapai maka upayakan
semaksimal mungkin”. Brigjen TNI Sudarto mengapresiasi atas kerja keras
Dandim sragen, kadistan, Kadis Han pangan dan perpadi (persatuan pengusaha
penggilingan padi) yang dipimpin bpk. Wondo.
target dari Kementerian Pertanian Agustus belum tercapai sehingga diperpanjang
sampai September. “Sragen saya akui memang tertinggi serapan gabah nya di
wilayah soloraya, karena target September belum tercapai maka upayakan
semaksimal mungkin”. Brigjen TNI Sudarto mengapresiasi atas kerja keras
Dandim sragen, kadistan, Kadis Han pangan dan perpadi (persatuan pengusaha
penggilingan padi) yang dipimpin bpk. Wondo.
“Sebenarnya kedatangan Tim sergap mabesad akan
menyampaikan teknik atau cara memenuhi serapan gabah akan tetapi ternyata sudah
dilaksanakan di sini saya senang dan bangga dengan kodim ini luar biasa”
tegas Brigjen TNI Sudarto. “Saya belum pernah mendengar Wilayah lain
Bupati ikut campur tangan tentang sergap tapi di Sragen sangat luar biasa guyub
rukun nya” tambahnya. Selanjutnya kunjungan dilanjutkan ke penggilingan
padi Wiwit putra Ds.bangoan Ds.Toyogo Kec.Sambungmacan milik ibu Wiwit serta
Pb.Cahaya intan Ds.Toyogo Kec.Sambungmacan milik Bp.Wondo guna melihat langsung
kondisi dilapangan.
menyampaikan teknik atau cara memenuhi serapan gabah akan tetapi ternyata sudah
dilaksanakan di sini saya senang dan bangga dengan kodim ini luar biasa”
tegas Brigjen TNI Sudarto. “Saya belum pernah mendengar Wilayah lain
Bupati ikut campur tangan tentang sergap tapi di Sragen sangat luar biasa guyub
rukun nya” tambahnya. Selanjutnya kunjungan dilanjutkan ke penggilingan
padi Wiwit putra Ds.bangoan Ds.Toyogo Kec.Sambungmacan milik ibu Wiwit serta
Pb.Cahaya intan Ds.Toyogo Kec.Sambungmacan milik Bp.Wondo guna melihat langsung
kondisi dilapangan.













