Sragen, 24 Juli 2017
Pada hari Minggu tanggal 23 Juli 2017
pukul 20.00 s/d 22.45 Wib bertempat di Pendopo Rumdis Wakil Bupati Jl. Sukowati
Sragen Danramil 01 menghadiri undangan Halal bi Halal Paguyuban Guyub Rukun
Sejahtera Sukowati yang dihadiri +/- 200 orang. Hadir dalam acara tersebut Dedy
Endriyatno SE ( Wabup Sragen ), Endriyastono SE, MM ( Ketua Paguyuban ), Muspika Kec. Sragen, Lurah Sragen Kulon,
Anggota Paguyuban, Undangan lain.
pukul 20.00 s/d 22.45 Wib bertempat di Pendopo Rumdis Wakil Bupati Jl. Sukowati
Sragen Danramil 01 menghadiri undangan Halal bi Halal Paguyuban Guyub Rukun
Sejahtera Sukowati yang dihadiri +/- 200 orang. Hadir dalam acara tersebut Dedy
Endriyatno SE ( Wabup Sragen ), Endriyastono SE, MM ( Ketua Paguyuban ), Muspika Kec. Sragen, Lurah Sragen Kulon,
Anggota Paguyuban, Undangan lain.
Sambutan Dedy Endriyatno SE ( Wabup
Sragen ) : Saya tiap hari Jumat mengadakan khotbah keliling dalam rangka
memperkuat hub dg warga, tetapi akhir akhir ini muncul issu bahwa Wakil Bupati
telah membentuk jaringan sendiri, sebenarnya saya dengan Bupati tidak ada
masalah. Saya pastikan bahwa diantara saya dengan Bupati tidak ada
masalah, oleh karena itu kegiatan Jumat keliling saya hentikan. Saya selalu
mendukung program Bupati tetapi kalau Bupati ini kan alon sing penting klakon,
lha Saya maunya ndang segera cepat, tetapi karena saya hanya Wakil , saya yo
ngikut maunya Bupati. Saya gerak di masyarakat semata mata hanya untuk
memperkuat pertahanan yang mungkin belum terjangkau oleh Bupati, karena itu
semua merupakan bagian dari masyarakat. Pada tahun 2018 nanti merupakan tahun
infrastruktur , sehingga semua pembangunan diharapkan sudah baik.
Begitupun juga dengan kendaraan Dinas /Mobil Bupati dan Wabup itu kan harusnya
ada 2 untuk kedinasan dan operasional tetapi Kami lebih memilih dana
anggaran itu untuk perbaikan jalan
Sragen ) : Saya tiap hari Jumat mengadakan khotbah keliling dalam rangka
memperkuat hub dg warga, tetapi akhir akhir ini muncul issu bahwa Wakil Bupati
telah membentuk jaringan sendiri, sebenarnya saya dengan Bupati tidak ada
masalah. Saya pastikan bahwa diantara saya dengan Bupati tidak ada
masalah, oleh karena itu kegiatan Jumat keliling saya hentikan. Saya selalu
mendukung program Bupati tetapi kalau Bupati ini kan alon sing penting klakon,
lha Saya maunya ndang segera cepat, tetapi karena saya hanya Wakil , saya yo
ngikut maunya Bupati. Saya gerak di masyarakat semata mata hanya untuk
memperkuat pertahanan yang mungkin belum terjangkau oleh Bupati, karena itu
semua merupakan bagian dari masyarakat. Pada tahun 2018 nanti merupakan tahun
infrastruktur , sehingga semua pembangunan diharapkan sudah baik.
Begitupun juga dengan kendaraan Dinas /Mobil Bupati dan Wabup itu kan harusnya
ada 2 untuk kedinasan dan operasional tetapi Kami lebih memilih dana
anggaran itu untuk perbaikan jalan
Untuk tahun 2019 nanti tahun
politik, sedangkan tahun 2020 sudah Pilkada. kalau gonjang ganjing
masalah tender itu karena pemborong untuk memenuhi spek bangunan saja tidak
bisa, ada indikasi besar ke arah sana, mereka di blacklis 2 tahun saja
pemborong masih bisa ikut tender tempat lain, sehingga perlu retender. Untuk
pembangunan perbaikan ringroad selatan telah dianggarkan Rp.15 M, Insya Allah
tahun ini sudah selesai, saat ini masih menunggu pemasangan pipa PDAM yang belum
selesai dikerjakan.
politik, sedangkan tahun 2020 sudah Pilkada. kalau gonjang ganjing
masalah tender itu karena pemborong untuk memenuhi spek bangunan saja tidak
bisa, ada indikasi besar ke arah sana, mereka di blacklis 2 tahun saja
pemborong masih bisa ikut tender tempat lain, sehingga perlu retender. Untuk
pembangunan perbaikan ringroad selatan telah dianggarkan Rp.15 M, Insya Allah
tahun ini sudah selesai, saat ini masih menunggu pemasangan pipa PDAM yang belum
selesai dikerjakan.
lnti Tauziah halal bi halal oleh Drs
Achmad Suyadi Malam ini anggota paguyuban Alhamdulillah masih dpt
dikumpulkan pada bulan penuh kemulian yaitu halal bihalal, tadi kita
telah berikrar, didalam ikrar itu mengandung suatu inti adanya sekelompok hamba
Allah yg melakukan salah khilaf, yg tadinya sulit mengakui kesalahan, yg
kebanyakan hamba Allah hanya melihat kebaikan yang telah dilakukan saja,
banyak manusia sulit mengakui kesalaha diri walaupun banyak yang tahu,
banyak yang bodoh, banyak yang kurang tetapi menampilkan diri lebih sok tahu,
nah halal bi halal ini menciptakan manusia tetap untuk dimuliakan.
Achmad Suyadi Malam ini anggota paguyuban Alhamdulillah masih dpt
dikumpulkan pada bulan penuh kemulian yaitu halal bihalal, tadi kita
telah berikrar, didalam ikrar itu mengandung suatu inti adanya sekelompok hamba
Allah yg melakukan salah khilaf, yg tadinya sulit mengakui kesalahan, yg
kebanyakan hamba Allah hanya melihat kebaikan yang telah dilakukan saja,
banyak manusia sulit mengakui kesalaha diri walaupun banyak yang tahu,
banyak yang bodoh, banyak yang kurang tetapi menampilkan diri lebih sok tahu,
nah halal bi halal ini menciptakan manusia tetap untuk dimuliakan.
Tadi telah kita dengarkan dasar
halal bi halal yaitu Surat Ali lmron ayat 133, tetapi yang jadi
pertanyaan saya /kita ” apakah kita sudah bisa mengambil isi dan makna
kandungan ayat tersebut? Paguyuban ini memakai nama sejahtera mari hidup kita
didunia ini sejahtera. Hidup ini misteri yang tdk bisa ditebak, jangan karena
masih muda akan mati belakangan. Tidak tua atau muda kalau Malaikat pencabut
nyawa datang melaksanakan tugasnya ya mati juga. Hidup ini sebenarnya karunia
yg besar bagi kita, karena kita manusia diciptakan Allah sebagai
khalifah/penguasa di muka bumi untuk memakmurkan di alam ini. Hidup ini
ibarat mampir ngombe…yg hanya sebentar , oleh karenanya apabila telah ditunjukan
jalan yang baik, yang lurus yo harus diikuti, kalau ada adzab takut, maka
cepatlah minta ampunan kepada Allah atas segala dosa dan salah yg tlh
diperbuat, mumpung belum kedatangan Malaikat pencabut nyawa.
halal bi halal yaitu Surat Ali lmron ayat 133, tetapi yang jadi
pertanyaan saya /kita ” apakah kita sudah bisa mengambil isi dan makna
kandungan ayat tersebut? Paguyuban ini memakai nama sejahtera mari hidup kita
didunia ini sejahtera. Hidup ini misteri yang tdk bisa ditebak, jangan karena
masih muda akan mati belakangan. Tidak tua atau muda kalau Malaikat pencabut
nyawa datang melaksanakan tugasnya ya mati juga. Hidup ini sebenarnya karunia
yg besar bagi kita, karena kita manusia diciptakan Allah sebagai
khalifah/penguasa di muka bumi untuk memakmurkan di alam ini. Hidup ini
ibarat mampir ngombe…yg hanya sebentar , oleh karenanya apabila telah ditunjukan
jalan yang baik, yang lurus yo harus diikuti, kalau ada adzab takut, maka
cepatlah minta ampunan kepada Allah atas segala dosa dan salah yg tlh
diperbuat, mumpung belum kedatangan Malaikat pencabut nyawa.













