Gesi, 2 Mei 2017
Pada hari Kamis Tanggal,
2 Juni 2017 Pukul 19.00 – 21.30 Wib Danramil 12/Gesi bersama Serda Sarman
Babinsa Koramil-12/Gesi mengikuti tarling Keliling Muspika Gesi bersama Warga
masyarakat Dk Ringgi Rt.14 Desa Poleng Kec.Gesi yang dihadiri Jamaah Sholat
taraweh 100 orang sebagai Iman Bpk Gimanto KUPT KUA Gesi bertempat di Masjid Al’ Taqwa Dk Ringgi
Desa Poleng Gesi.
2 Juni 2017 Pukul 19.00 – 21.30 Wib Danramil 12/Gesi bersama Serda Sarman
Babinsa Koramil-12/Gesi mengikuti tarling Keliling Muspika Gesi bersama Warga
masyarakat Dk Ringgi Rt.14 Desa Poleng Kec.Gesi yang dihadiri Jamaah Sholat
taraweh 100 orang sebagai Iman Bpk Gimanto KUPT KUA Gesi bertempat di Masjid Al’ Taqwa Dk Ringgi
Desa Poleng Gesi.
Adapun yang hadir
dalam acara tersebut Camat Gesi Bpk Qomar Effendi, Danramil 12/Gesi Kapten Inf
Piter Kasi, Kapolsek Gesi AKP Abd Alhalik, KUPT KUA Gesi Bpk Gimanto, Kepala
Desa Poleng Bpk Sugiyano, Tomas, Toga dan Toda Desa Poleng Kec.Gesi.
dalam acara tersebut Camat Gesi Bpk Qomar Effendi, Danramil 12/Gesi Kapten Inf
Piter Kasi, Kapolsek Gesi AKP Abd Alhalik, KUPT KUA Gesi Bpk Gimanto, Kepala
Desa Poleng Bpk Sugiyano, Tomas, Toga dan Toda Desa Poleng Kec.Gesi.
Inti Tauziah yang disampaikan oleh Bpk Gimanto sbb : Berkaitan dengan
puasa sering ditanya bagaimana puasa itu, apa yang membatalkan puasa itu, yang
terpenting dalam puasa adalah manfaat dari puasa tersebut yang mana hukumnya
wajib. Bulan Ramadhan adalah bulan kesabaran yang berguna untuk membangun jiwa
yang kuat dan ini merupakan senjata bagi orang-orang yang beriman, maka dari
itu kita harus memperlihatkan kesabaran kita agar puasa kita bermanfaat. Bulan
Ramadhan adalah bulan membangun rasa solidaritas, bulan membangun kasih sayang
dan Bulan Ramadhan tidak hanya melaksanakan puasa fisik saja akan tetapi juga
harus puasa tingkah laku kita, kemudian harus Juga melaksanakan puasa pikiran
karena hampir 60 persen penyakit berasal dari pikiran untuk itu pikiran
digunakan sebaik-baiknya.
puasa sering ditanya bagaimana puasa itu, apa yang membatalkan puasa itu, yang
terpenting dalam puasa adalah manfaat dari puasa tersebut yang mana hukumnya
wajib. Bulan Ramadhan adalah bulan kesabaran yang berguna untuk membangun jiwa
yang kuat dan ini merupakan senjata bagi orang-orang yang beriman, maka dari
itu kita harus memperlihatkan kesabaran kita agar puasa kita bermanfaat. Bulan
Ramadhan adalah bulan membangun rasa solidaritas, bulan membangun kasih sayang
dan Bulan Ramadhan tidak hanya melaksanakan puasa fisik saja akan tetapi juga
harus puasa tingkah laku kita, kemudian harus Juga melaksanakan puasa pikiran
karena hampir 60 persen penyakit berasal dari pikiran untuk itu pikiran
digunakan sebaik-baiknya.













