Sambirejo, 29 Mei 2017
Pada
Hari Sabtu Tanggal 27 Mei 2017 Pukul 20.30 s/d 21.50 wib di Aula Kantor
Kecamatan Sambirejo, Kab. Sragen telah dilaksanakan silaturahmi tokoh Agama
Kec.Sambirejo terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh sdr Sutoto
Spd, Boyolali 20 April 1963,Kristen Jawa, Kepala SD N Sambi 04 Sambirejo,
alamat : Dk.Rejosari Rt.05,Ds.Jambean,Kec. Sambirejo,Kab.Sragen.
Hari Sabtu Tanggal 27 Mei 2017 Pukul 20.30 s/d 21.50 wib di Aula Kantor
Kecamatan Sambirejo, Kab. Sragen telah dilaksanakan silaturahmi tokoh Agama
Kec.Sambirejo terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh sdr Sutoto
Spd, Boyolali 20 April 1963,Kristen Jawa, Kepala SD N Sambi 04 Sambirejo,
alamat : Dk.Rejosari Rt.05,Ds.Jambean,Kec.
Hadir dalam Silaturahmi Muspika Sambirejo, RUSMANTO Camat
Sambirejo, AKP Sudira ,SH Kapolsek Sambirejo, Kapten Sugiyanto Danramil
Sambirejo, M.Hisyam Azzaini (Ketua MUI Sambirejo), Hartanto Fuis (Forum Umat
Islam Sambirejo), Suminto Hadi Tokoh Agama Kec. Sambirejo, Suparjo Ketua PP
Muhamadiyah II Sambirejo, M.Kosim ketua I PP Muhamadiyah Sambirejo, Moh Najib
Ka KUA Sambirejo, Susanto Sekjen MWC NU Sambirejo, Hariyanto Jogoboyo Jambeyan,
Sutanto pengurus MUI (PCM) Sambirejo.
Sambirejo, AKP Sudira ,SH Kapolsek Sambirejo, Kapten Sugiyanto Danramil
Sambirejo, M.Hisyam Azzaini (Ketua MUI Sambirejo), Hartanto Fuis (Forum Umat
Islam Sambirejo), Suminto Hadi Tokoh Agama Kec. Sambirejo, Suparjo Ketua PP
Muhamadiyah II Sambirejo, M.Kosim ketua I PP Muhamadiyah Sambirejo, Moh Najib
Ka KUA Sambirejo, Susanto Sekjen MWC NU Sambirejo, Hariyanto Jogoboyo Jambeyan,
Sutanto pengurus MUI (PCM) Sambirejo.
Adapun Sambutan Rusmanto (Camat Sambirejo) : Semua yang hadir pada malam hari ini
kami yakin sudah paham dengan permasalahan yang ada di Wilayah Kec. Sambirejo
dimana sudah beredar di media sosial, terkait dengan adanya penistaan agama
yang dilakukan oleh saudara kita di sambirejo Sdr. Sutoto. Menyikapi permasalahan tersebut kami
muspika menyikapi bahwa sebisa mungkin tidak berkembang dan bisa terselesaikan
dengan baik, agar terwujud ketenangan umat beragama dan masyarakat sambirejo
yang sudah aman tentram. Malam ini
kami ingin mengetahui pokok permasalahan yang sebenarnya, sehingga masyarakat
tidak menduga – dengan fakta yang ada dan kami memenuhi permintaan Sdr. Sutoto
untuk diketemukan dengan tokoh – tokoh agama guna membahas permasalahan
tersebut. Sehingga Sdr. Sutoto bisa memberikan penjelasan yang sebenar –
benarnya.
kami yakin sudah paham dengan permasalahan yang ada di Wilayah Kec. Sambirejo
dimana sudah beredar di media sosial, terkait dengan adanya penistaan agama
yang dilakukan oleh saudara kita di sambirejo Sdr. Sutoto. Menyikapi permasalahan tersebut kami
muspika menyikapi bahwa sebisa mungkin tidak berkembang dan bisa terselesaikan
dengan baik, agar terwujud ketenangan umat beragama dan masyarakat sambirejo
yang sudah aman tentram. Malam ini
kami ingin mengetahui pokok permasalahan yang sebenarnya, sehingga masyarakat
tidak menduga – dengan fakta yang ada dan kami memenuhi permintaan Sdr. Sutoto
untuk diketemukan dengan tokoh – tokoh agama guna membahas permasalahan
tersebut. Sehingga Sdr. Sutoto bisa memberikan penjelasan yang sebenar –
benarnya.
Sdr. Sutoto, S.Pd (Kepala Sekolah SD N Sambi 4) : Apa yang terjadi di Postingan itu
sehingga terjadilah menimbulkan kemarahan warga, bermula pada hari selasa,
tanggal 23 Mei 2017 sekitar pukul 19.00 Wib saya kedatangan tamu Bpk. Sunarto,
karena di Hp saya postingan tersebut kami merasa takut. Dengan kedatangan Bpk.
Sunarto saya berkonsultasi, setelah saya sampaikan isi postingan yang terlalu
kecil, Bpk. Sunarto menghendaki postingan tersebut ke Pak Narto, disaat
bersamaan postingan tersebut terkirim di Group WA Silaturahmi Kepala Sekolah
Se-Kec. Sambirejo. Selanjutnya saya ditegor oleh rekan saya Sdr. Nur Syah
selanjutnya saya merasa down / depresi dan mendapatkan beberapa ancaman atas
postingan tersebut. Serta Postingan tersebut kami dapatkan dari Group PT.
Jantara Presentasi. Atas
postingan tersebut kami merasa bersalah dan kami mohon maaf sebesar – besarnya
atas kekhilafan kami, selanjutnya kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah
puasa kepada seluruh umat muslim.
sehingga terjadilah menimbulkan kemarahan warga, bermula pada hari selasa,
tanggal 23 Mei 2017 sekitar pukul 19.00 Wib saya kedatangan tamu Bpk. Sunarto,
karena di Hp saya postingan tersebut kami merasa takut. Dengan kedatangan Bpk.
Sunarto saya berkonsultasi, setelah saya sampaikan isi postingan yang terlalu
kecil, Bpk. Sunarto menghendaki postingan tersebut ke Pak Narto, disaat
bersamaan postingan tersebut terkirim di Group WA Silaturahmi Kepala Sekolah
Se-Kec. Sambirejo. Selanjutnya saya ditegor oleh rekan saya Sdr. Nur Syah
selanjutnya saya merasa down / depresi dan mendapatkan beberapa ancaman atas
postingan tersebut. Serta Postingan tersebut kami dapatkan dari Group PT.
Jantara Presentasi. Atas
postingan tersebut kami merasa bersalah dan kami mohon maaf sebesar – besarnya
atas kekhilafan kami, selanjutnya kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah
puasa kepada seluruh umat muslim.
Muhammad Najib, S.Ag (Ketua KUA Sambirejo) : Siapapun dia dihatinya ada iman,
pertama kali melihat postingan tersebut pasti sakit hati. Padahal undang undang
IT dengan ancaman hukuman dan denda yang luar biasa besar, orang yang berani
memposting hal tersebut sangat bodoh.
Untuk Pak Toto apabila melihat postingan tersebut silahkan dikonsumsi pribadi
untuk keimanan Pak Toto Sendiri, jang dishare di media sosial. Apabila. Secara
pribadi kami mewakili KUA Kec. Sambirejo memaafkan atas apa yang dilakukan oleh
Bpk. Sutoto.
pertama kali melihat postingan tersebut pasti sakit hati. Padahal undang undang
IT dengan ancaman hukuman dan denda yang luar biasa besar, orang yang berani
memposting hal tersebut sangat bodoh.
Untuk Pak Toto apabila melihat postingan tersebut silahkan dikonsumsi pribadi
untuk keimanan Pak Toto Sendiri, jang dishare di media sosial. Apabila. Secara
pribadi kami mewakili KUA Kec. Sambirejo memaafkan atas apa yang dilakukan oleh
Bpk. Sutoto.
Pengurus IPHI Kec. Sambirejo H. Suminto Hadi : Pertama kali kami melihat postingan
tersebut kami merasa marah dan berniat akan mendatangi pak toto, akan tetapi
kami meredam amarah kami demi terwujudnya kerukunan dan ketentraman umat di
masyarakat. Secara Pribadi kami
memaafkan, karena sesama manusia saling memaafkan. Akan tetapi ini bukan
masalah pribadi, seperti konten yang ada di Jakarta. Sehingga biarkan hukum
yang menyelesaikan dan kita akan tetap mengawal. Karena sekali lagi ini
bukanlah masalah Pribadi. Kami
seluruh tokoh agama sebisa mungkin akan menjaga situasi di Wilayah Kec.
Sambirejo tetap kondusif, apabila terjadi hal – hal yang tidak diinginkan itu
diluar kemampuan kami.
tersebut kami merasa marah dan berniat akan mendatangi pak toto, akan tetapi
kami meredam amarah kami demi terwujudnya kerukunan dan ketentraman umat di
masyarakat. Secara Pribadi kami
memaafkan, karena sesama manusia saling memaafkan. Akan tetapi ini bukan
masalah pribadi, seperti konten yang ada di Jakarta. Sehingga biarkan hukum
yang menyelesaikan dan kita akan tetap mengawal. Karena sekali lagi ini
bukanlah masalah Pribadi. Kami
seluruh tokoh agama sebisa mungkin akan menjaga situasi di Wilayah Kec.
Sambirejo tetap kondusif, apabila terjadi hal – hal yang tidak diinginkan itu
diluar kemampuan kami.
Suparjo Ketua 2 PP Muhammadiyah Kec. Sambirejo : Secara pribadi kami memaafkan, akan
tetapi saya sangat menyayangkan atas postingan tersebut, dimana kami mengetahui
bahwa keluarga dari Bpk. Sutoto adalah seorang muslim sebelum menjadi kristen. Kami menyerahkan permasalahan ini
kepada pihak aparaat dan berharap agar aparat penegak hukum dapat menjalankan
hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku.
tetapi saya sangat menyayangkan atas postingan tersebut, dimana kami mengetahui
bahwa keluarga dari Bpk. Sutoto adalah seorang muslim sebelum menjadi kristen. Kami menyerahkan permasalahan ini
kepada pihak aparaat dan berharap agar aparat penegak hukum dapat menjalankan
hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Muhammad Hisyam Azzaini Ketua MUI Kec. Sambirejo : Perlu kami sampaikan bahwa yang perlu
kita cari adalah orang membuat postingan tersebut / ynag memiliki akun
tersebut, dengan tekhnologi yang dimiliki oleh aparat penegak hukum. Seluruh masyarakat sambirejo sudah
paham terkait permasalahan tersebut, dan secara pribadi kami memaafkan akan tetapi
untuk proses hukum biar tetap berjalan sebagaimana mestinya. Sangat penting lagi saya mendapatkan
pesan apabila permasalahan ini tidak bisa terselesaikan di Polres Sragen, maka
akan diambil alih oleh umat solo. Sehingga kami mohon agar aparat penegak
hukum, bisa menjaga keselamatan Bpk. Sutoto dari segi fisik.
kita cari adalah orang membuat postingan tersebut / ynag memiliki akun
tersebut, dengan tekhnologi yang dimiliki oleh aparat penegak hukum. Seluruh masyarakat sambirejo sudah
paham terkait permasalahan tersebut, dan secara pribadi kami memaafkan akan tetapi
untuk proses hukum biar tetap berjalan sebagaimana mestinya. Sangat penting lagi saya mendapatkan
pesan apabila permasalahan ini tidak bisa terselesaikan di Polres Sragen, maka
akan diambil alih oleh umat solo. Sehingga kami mohon agar aparat penegak
hukum, bisa menjaga keselamatan Bpk. Sutoto dari segi fisik.
Susanto, Sekjen MWC NU Kec. Sambirejo : Siapa orangnya apabila kekasih kita
dijelek – jelekan, pasti kita sangat marah, saya pribadi saya memaafkan. Untuk warga NU sendiri saat ini dalam
keadaan kondusif, akan tetapi untuk proses hukum harus tetap berjalan.
dijelek – jelekan, pasti kita sangat marah, saya pribadi saya memaafkan. Untuk warga NU sendiri saat ini dalam
keadaan kondusif, akan tetapi untuk proses hukum harus tetap berjalan.
H. Muhammad Qosim, Ketua 1 PP Muhammadiyah : Perlu kami sampaikan bahwa umat
muslim di Indonesia adalah Mayoritas.
Mari kita semua bisa menjaga situasi tetap kondusif antara umat muslim dan non
muslim bisa hidup berdampingan secara rukun.
muslim di Indonesia adalah Mayoritas.
Mari kita semua bisa menjaga situasi tetap kondusif antara umat muslim dan non
muslim bisa hidup berdampingan secara rukun.
Hartanto, Anggota DPRD Fraksi PKS Kab. Sragen : Sesuai dengan apa yang disampaikan
rekan – rekan bahwa saya sendiri secara pribadi, akan tetapi permasalahan ini
bukanlah masalah pribadi, maka biarkan proses hukum yang ada berjalan sesuai
dengan prosedur. Kesepakatan
yang kita dapat daru rapat bersama rekan – rekan bahwa permasalahan tersebut
tidak meluas dan tidak sampai kemasyarakat luas mengacu pada permasalahan yang
ada di Jakarta guna menciptakan situasi yang kondusif. Karena permasalahan ini bukanlah
permusuhan antar agama, maka kami laporkan secara personal, sehingga apa yang
disampaikan sesuai alibi pak sutoto dimana meminta maaf dan tanpa sengaja
menyebarkan postingan tersebut, silahkan disampaikan oleh Penyidik / Hakim.
Dengan pertemuan ini semoga kita bisa mengambil pembelajaran bersama, sehingga
kedepannya menjadi lebih berhati – hati untuk menjaga kerukunan umat beragama.
rekan – rekan bahwa saya sendiri secara pribadi, akan tetapi permasalahan ini
bukanlah masalah pribadi, maka biarkan proses hukum yang ada berjalan sesuai
dengan prosedur. Kesepakatan
yang kita dapat daru rapat bersama rekan – rekan bahwa permasalahan tersebut
tidak meluas dan tidak sampai kemasyarakat luas mengacu pada permasalahan yang
ada di Jakarta guna menciptakan situasi yang kondusif. Karena permasalahan ini bukanlah
permusuhan antar agama, maka kami laporkan secara personal, sehingga apa yang
disampaikan sesuai alibi pak sutoto dimana meminta maaf dan tanpa sengaja
menyebarkan postingan tersebut, silahkan disampaikan oleh Penyidik / Hakim.
Dengan pertemuan ini semoga kita bisa mengambil pembelajaran bersama, sehingga
kedepannya menjadi lebih berhati – hati untuk menjaga kerukunan umat beragama.













