Sragen, 25 April 2017
Semarang, 22 april 2017 Yongmoodo merupakan jenis olah
raga untuk membentuk jasmani yang sehat. Selain itu juga banyak nilai-nilai
positif antara lain membentuk mentalitas yang kuat, kebesaran hati, nilai
sportifitas, nilai keberanian dan keuletan, rasa percaya diri yang tinggi,
nilai pengendalian diri serta ketabahan dalam menghadapi tantangan apapun
bentuknya.
raga untuk membentuk jasmani yang sehat. Selain itu juga banyak nilai-nilai
positif antara lain membentuk mentalitas yang kuat, kebesaran hati, nilai
sportifitas, nilai keberanian dan keuletan, rasa percaya diri yang tinggi,
nilai pengendalian diri serta ketabahan dalam menghadapi tantangan apapun
bentuknya.
Ketua
Koni Jawa Tengah Hartono saat membuka Kejurda Yongmoodo, Sabtu (22/4/2017)
mengatakan, kejuaraan ini sebagai bentuk pembinaan kepada para Atlit. “Diharapkan
kedepan Yongmoodo dapat tumbuh dan berkembang”, ungkap Hartono. Sehingga dengan kejurda ini, atlet Yongmoodo Jateng akan lebih maju dan
berprestasi.Selain itu, diharapkan Yongmoodo bisa menjadi cabang olahraga yang
dipertandingkan pada PON ke XX di Jayapura.
Koni Jawa Tengah Hartono saat membuka Kejurda Yongmoodo, Sabtu (22/4/2017)
mengatakan, kejuaraan ini sebagai bentuk pembinaan kepada para Atlit. “Diharapkan
kedepan Yongmoodo dapat tumbuh dan berkembang”, ungkap Hartono. Sehingga dengan kejurda ini, atlet Yongmoodo Jateng akan lebih maju dan
berprestasi.Selain itu, diharapkan Yongmoodo bisa menjadi cabang olahraga yang
dipertandingkan pada PON ke XX di Jayapura.
Kejurda
yang berlangsung sampai dengan tanggal 23 April 2017 dan bertempat di Gor
Patriot, Makodam IV/Diponenegoro ini mempertandingkan 52 Atlet yang terdiri
dari 48 putra dan 4 putri. Ketua Koni berpesan, agar pertandingan seminimal
mungkin menghindari cidera atlet. Dan diakhir sambutannya, Hartono menyampaikan
bahwa pertandingan ini nantinya akan mendapatkan sertifikasi dari Koni. Turut
hadir dan menyaksikan kejurda Yongmoodo, para pejabat Kodam IV/Diponegoro dan
pejabat Koni.
yang berlangsung sampai dengan tanggal 23 April 2017 dan bertempat di Gor
Patriot, Makodam IV/Diponenegoro ini mempertandingkan 52 Atlet yang terdiri
dari 48 putra dan 4 putri. Ketua Koni berpesan, agar pertandingan seminimal
mungkin menghindari cidera atlet. Dan diakhir sambutannya, Hartono menyampaikan
bahwa pertandingan ini nantinya akan mendapatkan sertifikasi dari Koni. Turut
hadir dan menyaksikan kejurda Yongmoodo, para pejabat Kodam IV/Diponegoro dan
pejabat Koni.
Kejuaraan
provinsi beladiri tersebut ada 56 atlit terdiri dari berbagai Kabupaten dan
kota di provinsi jawa tengah dengan kelas 60 kg, 65kg,70kg, 75kg, 80kg,
85kg. Kedepan beladiri yongmodo akan di wadahi di KONI. Pada kejuaraan tersebut
kabupaten sragen mengirimkan 2 atlitnya yaitu Serka Harun dan Serka Rachmad.
Atlet yang merupakan Anggota Kodim 0725/Sragen adalah andalan Pengcab Yongmoodo
Sragen. Pengcab Yongmodo Sragen baru terbentuk bulan lalu. Anggota masih
mayoritas anggota TNI khususnya Kodim 0725 dan Yonif 408. Bukti bahwa atlet
Sragen tidak bisa diremehkan begitu saja karena pada kejuaraan tersebut
Kabupaten Sragen menggondol 1 buah medali perak dari kelas kurang 80 kg oleh
Serka Harun.
provinsi beladiri tersebut ada 56 atlit terdiri dari berbagai Kabupaten dan
kota di provinsi jawa tengah dengan kelas 60 kg, 65kg,70kg, 75kg, 80kg,
85kg. Kedepan beladiri yongmodo akan di wadahi di KONI. Pada kejuaraan tersebut
kabupaten sragen mengirimkan 2 atlitnya yaitu Serka Harun dan Serka Rachmad.
Atlet yang merupakan Anggota Kodim 0725/Sragen adalah andalan Pengcab Yongmoodo
Sragen. Pengcab Yongmodo Sragen baru terbentuk bulan lalu. Anggota masih
mayoritas anggota TNI khususnya Kodim 0725 dan Yonif 408. Bukti bahwa atlet
Sragen tidak bisa diremehkan begitu saja karena pada kejuaraan tersebut
Kabupaten Sragen menggondol 1 buah medali perak dari kelas kurang 80 kg oleh
Serka Harun.













