Berita  

NOBAR VIDEO PANGLIMA TNI DI BUNTET PESANTREN CIREBON

NOBAR VIDEO PANGLIMA TNI DI BUNTET PESANTREN CIREBON
Sragen, 19 April 2017
Bertempat Pada
Hari Rabu Tanggal, 19 April 2017 Anggota Kodim 0725/Sragen melaksanakan nobar (
nonton bareng ) video Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Makbaroh
Gajah Ngambung Buntet Pesantren Cirebon, Jawa Barat.

Adapun inti
penekanan yang disampaikan
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Kalangan
kyai dan ulama turut berperan aktif berjuang merebut kemerdekaan Indonesia.
Dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak bersifat
Kedaerahan dan tidak disuatu tempat saja melainkan di seluruh wilayah
Indonesia. Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa, sejarah tidak bisa
terpisahkan antara Ulama, para Santri dan TNI adalah peristiwa 17 Agustus 1945,
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. “Bangsa Indonesia merdeka karena peran aktif
para kiai dan Ulama bersama-sama dengan umat agama lain, berbagai macam suku
berjuang bersama-sama sehingga Indonesia menjadi bangsa yang hebat dalam meraih
kemerdekaan,” katanya.
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bahwa perjuangan
para ulama dan TNI pertama dipimpin Jenderal Sudirman, pada masa itu oleh anak
buahnya dipanggil Kyai. “TNI tidak bisa terlepas dari para kiai dan para ulama
serta Santri,” ucapnya.Panglima TNI juga menyatakan bahwa, bangsa Indonesia
sudah mulai membentuk kelompok-kelompok, ada yang merasa hebat sendiri, merasa
paling mendirikan bangsa ini. “Inilah yang harus kita waspadai, adanya kelompok
yang paling merasa benar, paling hebat, tidak seperti ulama yang bersatu padu
bersama agama lainnya dan bangkit pada saat bangsa membutuhkannya,” tegasnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menyampaikan bahwa,
dalam mengisi kemerdekaan dan mempertahankan NKRI agar tetap berdiri teguh dan
tidak membedakan agama satu dengan yang lainnya. “Negara Indonesia adalah
mayoritas beragama Islam yang benar-benar demokrasi dalam mengajarkan
kebaikan,” ujarnya. Panglima TNI berharap momentum Haul ini untuk membangkitkan
kebersamaan sesama Ulama dan Santri yang turut berperan berjuang merebut
kemerdekaan. “Jangan sia-sia kan mereka, kita lanjutkan perjuangan dengan
bergandengan tangan agar bangsa Indonesia tetap aman, tenteram dan hidup dalam
sendi-sendi Pancasila,” ungkapnya. Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan
bahwa, Santri dan Ulama mempunyai peran yang sangat penting dalam merebut
kemerdekaan Indonesia, bersama komponen bangsa lainnya, sehingga Indonesia
menjadi bangsa yang hebat hingga saat ini.

NOBAR VIDEO PANGLIMA TNI DI BUNTET PESANTREN CIREBON

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *