Sragen, 17 januari 2017 pukul 07.00 wib bertempat di lapangan makodim
sragen berlangsung upacara rutin 17 an. Hadir dalam upacara Dandim 0725/Srg
Letkol Inf Denny Marantika, Kasdim Mayor Inf Sugiarto, Ka Kanminvet Sragen diwakili
Kapten Caj Bambang.SP, Dansub Denpom sragen Kapten CPM Yohanes Sigit, anggota
kodim sragen baik TNI dan PNS. Kegiatan upacara dilanjutkan Corp Raport MPP
Peltu Sugito dan pindah satuan Serda Ali musthofa ke korem 072/Pamungkas.
Sragen Letkol Inf Denny Marantika diantaranya adalah Ucapan selamat Natal dan
Tahun baru Panglima TNI kepada saudara kristiani dan seluruh prajurit dan PNS
TNI dengan harapan semoga ditahun 2017 ini TNI menjadi semakin solid,memiliki
semangat baru dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Upacara bendera 17 an
memiliki makna penting antara lain sebagai upaya mengingatkan kita pada
romantisme dan heroisme perjuangan para generasi pendahulu, kedua sebagai
sarana komando menjalin komunikasi antara pimpinan, staff dan anggota, agar
setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi mengalir serta dipahami
secara seksama.
semangat kerja yang dilandasi tanggungjawab yang tinggi dan disiplin tiap
prajurit dan seluruh PNS atas apa yang telah diperbuat selama satu tahun ini terhadap
tugas operasi untuk perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Sangat banyak yang telah dikerjakan oleh prajurit TNI bahkan melebihi panggilan
tugas, seperti penanggulangan gangguan keamanan akibat ulah aksi-aksi kelompok
teroris poso sulawesi tengah tengah, dimana TNI bersama POLRI yang tergabung
dalam Satgas Operasi Tinombala berhasil mereduksi kekuatan teroris bahkan mampu
memlumpuhkan pimpinanya serta penanggulangan bencana alam di Jawa tengah, Jawa
barat, Aceh dan Bima. Demikian pula pelaksanaan tugas luar negri, Prajurit TNI
yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB, dinilai berhasil karena dapat
melaksanakan tugas dengan baik serta mendapat apresiasi dari masyarakat
internasional.
dengan rakyat karena saat ini publik menilai institusi TNI yang paling dipercaya.
Hindari pelanggaran sekecil apapun, waspadai penyebaran berita-berita bohong
(HOAX) yang bisa menyebabkan perpecahan. Dalamm pilkada agar netral dan
melaksanakan pengamanan sesuai prosedur yang berlaku, Diakhir amanatnya
Panglima TNI meminta prajurit untuk mempedomani dan melaksanakan 6 (enam)
perintah Harian Panglima TNI.












