Sukodono, Sabtu tanggal 07 Januari 2017
pukul 07 30 s/d
09 00 Wib, Babinsa Karanganom
Koramil 13/Sukodono Kodim 0725/Sragen Serma Suwardi
bersama PPL Ds.Karanganom Agus Sugiyanto, Ketua Poktan Mekar Waryono dan 84
orang anggota kelompok tani Mekar melaksanakan upsus pengobatan/penyemprotan
pada tanaman padi MT I usia 70 hari secara serentak bertempat di lahan kelompok
tani Mekar Ds.Karanganom RT.09,10,11,12,13,14 dan 15 Kec.Sukodono Kab.Sragen
dengan luas lahan padi 48,15 Ha.
pukul 07 30 s/d
09 00 Wib, Babinsa Karanganom
Koramil 13/Sukodono Kodim 0725/Sragen Serma Suwardi
bersama PPL Ds.Karanganom Agus Sugiyanto, Ketua Poktan Mekar Waryono dan 84
orang anggota kelompok tani Mekar melaksanakan upsus pengobatan/penyemprotan
pada tanaman padi MT I usia 70 hari secara serentak bertempat di lahan kelompok
tani Mekar Ds.Karanganom RT.09,10,11,12,13,14 dan 15 Kec.Sukodono Kab.Sragen
dengan luas lahan padi 48,15 Ha.
Kegiatan tersebut dalam rangka
pencegahan dan penanganan hama wereng pada tanaman padi yang sudah mulai
berisi/mrapu menggunakan obat Insektisida APPLAUD 10 WP Produk PT.Petrokimia
Kayaku Gresik Group bantuan dari BPP Dinas Pertanian Kec.Sukodono.
pencegahan dan penanganan hama wereng pada tanaman padi yang sudah mulai
berisi/mrapu menggunakan obat Insektisida APPLAUD 10 WP Produk PT.Petrokimia
Kayaku Gresik Group bantuan dari BPP Dinas Pertanian Kec.Sukodono.
Penyemprotan secara serentak yang
dilaksanakan BPP Dinas Pertanian, PPL dan Babinsa bersama kelompok tani Mekar Ds.Karanganom
Kec.Sukodono Kab.Sragen dengan obat hama wereng bantuan dari BPP Dinas pertanian
untuk meringankan petani, hasil pemantauan perkembangan tanaman padi yang sudah
berisi terindikasi terkena hama wereng dengan cara pengobatan / penyemprotan diharapkan dengan kegiatan ini petani bisa panen padi dengan hasil maksimal, sehingga mampu mendukung program swasembada pangan.
dilaksanakan BPP Dinas Pertanian, PPL dan Babinsa bersama kelompok tani Mekar Ds.Karanganom
Kec.Sukodono Kab.Sragen dengan obat hama wereng bantuan dari BPP Dinas pertanian
untuk meringankan petani, hasil pemantauan perkembangan tanaman padi yang sudah
berisi terindikasi terkena hama wereng dengan cara pengobatan / penyemprotan diharapkan dengan kegiatan ini petani bisa panen padi dengan hasil maksimal, sehingga mampu mendukung program swasembada pangan.













