Minggu, 18 Desember 2016 pukul 02.31 s/d 07.30, Peleton
Beranting YWPJ (Yudha Wastu Pramuka Jaya) dalam rangka memperingati hari Juang
Kartika tahun 2016 Kodam IV/Diponegoro melintasi wilayah Kab. Sragen. Alat
perlengkapan yang dibawa dalam kegiatan tersebut, 2 (dua) buah senjata LE
dengan sangkur terhunus, 2 (dua) tabung masing-masing berisikan Amanat Panglima
Besar Sudirman, Ikrar Corps Infanteri, 1 (satu) buah bendera Infanteri, 1 (satu)
buah bendera Kodam dan 1 (satu) buah tas berisikan administrasi
Infanteri.
Beranting YWPJ (Yudha Wastu Pramuka Jaya) dalam rangka memperingati hari Juang
Kartika tahun 2016 Kodam IV/Diponegoro melintasi wilayah Kab. Sragen. Alat
perlengkapan yang dibawa dalam kegiatan tersebut, 2 (dua) buah senjata LE
dengan sangkur terhunus, 2 (dua) tabung masing-masing berisikan Amanat Panglima
Besar Sudirman, Ikrar Corps Infanteri, 1 (satu) buah bendera Infanteri, 1 (satu)
buah bendera Kodam dan 1 (satu) buah tas berisikan administrasi
Infanteri.
Rangkaian kegiatan Tonting YWPJ sbb, Pukul 03.25 rombongan
Tonting YWPJ Etape VII memasuki wilayah Kab. Sragen dan melaksanakan istirahat
pertama di lapangan SMPN-2 Mondokan Ds. Ngroto, Kec. Mondoka, Kab. Sragen. Pasukan yang tergabung dalam etape VII
tersebut yakni Pasukan inti dari Yonif 411/6/2 Kostrad dengan Danton Letda Inf
Situmorang, Pasukan Pengawal dari Yonkav 2/Turangga
Ceta dengan Danton Lettu Kav Zulfi. Pukul 03.40 Pasukan Tonting
YWPJ etape VII melanjutkan perjalanan, Pukul 05.35, Pasukan Tonting YWPJ etape
VII tiba di lapangan Ds. Pendem, Kec. Sumberlawang, Kab. Sragen untuk
melaksanakan istirahat ke dua. Pasukan
Pendukung dari Pramuka dari SMAN Sumberlawang, Organisasi PSHT Sumberlawang, Organisasi
Kera Sakti Sumberlawang dan Karate Sumberlawang.
Tonting YWPJ Etape VII memasuki wilayah Kab. Sragen dan melaksanakan istirahat
pertama di lapangan SMPN-2 Mondokan Ds. Ngroto, Kec. Mondoka, Kab. Sragen. Pasukan yang tergabung dalam etape VII
tersebut yakni Pasukan inti dari Yonif 411/6/2 Kostrad dengan Danton Letda Inf
Situmorang, Pasukan Pengawal dari Yonkav 2/Turangga
Ceta dengan Danton Lettu Kav Zulfi. Pukul 03.40 Pasukan Tonting
YWPJ etape VII melanjutkan perjalanan, Pukul 05.35, Pasukan Tonting YWPJ etape
VII tiba di lapangan Ds. Pendem, Kec. Sumberlawang, Kab. Sragen untuk
melaksanakan istirahat ke dua. Pasukan
Pendukung dari Pramuka dari SMAN Sumberlawang, Organisasi PSHT Sumberlawang, Organisasi
Kera Sakti Sumberlawang dan Karate Sumberlawang.
Pukul 06.00, Pasukan Tonting YWPJ etape VII melanjutkan
perjalanan menuju lapangan untuk melaksanakan serah terima dengan Pasukan
Tonting etape VIII. Pukul 07.30, Pasukan Tonting YWPJ etape VII tiba di
lapangan SMK Sukowati Kec. Gemolong. Pukul 07.40 s/d 08.20 Pasukan Tonting YWPJ
melaksanakan upacara serah terima dari etape VII dengan pasukan inti Yonif
411/6/2 Kostrad kepada etape VIII dengan pasukan inti 400/R dengan Irup AKBP
Cahyo Widiarso, SH, SIK, (Kapolres Sragen) dan dihadiri ± 700 Org.
perjalanan menuju lapangan untuk melaksanakan serah terima dengan Pasukan
Tonting etape VIII. Pukul 07.30, Pasukan Tonting YWPJ etape VII tiba di
lapangan SMK Sukowati Kec. Gemolong. Pukul 07.40 s/d 08.20 Pasukan Tonting YWPJ
melaksanakan upacara serah terima dari etape VII dengan pasukan inti Yonif
411/6/2 Kostrad kepada etape VIII dengan pasukan inti 400/R dengan Irup AKBP
Cahyo Widiarso, SH, SIK, (Kapolres Sragen) dan dihadiri ± 700 Org.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dedy Endriyatno (Wakil Bupati Sragen), Letkol Inf Deny Marantika (Dandim
0725/Sragen), AKBP Cahyo Widiarso, SH,
SIK, (Kapolres Sragen), Letkol Inf Andi Bagus Dian Arika (Danyonif
408/Sbh), Haryanto (Wakil Ketua DRPD Sragen), Letkol Inf Rizaldi Temba (Danyon Mekanis
411/6/2 Kostrad), Mayor Inf Arfan
Johan (Danyon 400/Raider), Mayor 0kav Ali Siregar (Danyon Kav 2/Turangga
Cetha), Herrus Batubara, SH (Kajari Sragen), Kapten Cpm Yohanes Sigit
(Dansubdenpom IV/4-1 Sragen), Para Danramil jajaran Kodim 0725/Sragen, Muspika
Gemolong, Para Kepala Sekolah se Kec.
Gemolong, Pepabri, Ibu-ibu Persit
0725/Sragen dan Ibu-Ibu Bhayangkari.
0725/Sragen), AKBP Cahyo Widiarso, SH,
SIK, (Kapolres Sragen), Letkol Inf Andi Bagus Dian Arika (Danyonif
408/Sbh), Haryanto (Wakil Ketua DRPD Sragen), Letkol Inf Rizaldi Temba (Danyon Mekanis
411/6/2 Kostrad), Mayor Inf Arfan
Johan (Danyon 400/Raider), Mayor 0kav Ali Siregar (Danyon Kav 2/Turangga
Cetha), Herrus Batubara, SH (Kajari Sragen), Kapten Cpm Yohanes Sigit
(Dansubdenpom IV/4-1 Sragen), Para Danramil jajaran Kodim 0725/Sragen, Muspika
Gemolong, Para Kepala Sekolah se Kec.
Gemolong, Pepabri, Ibu-ibu Persit
0725/Sragen dan Ibu-Ibu Bhayangkari.
Adapun Amanat yang disampaikan Kapolres Sragen, Unsur FKPD Kab.
Sragen yang saya hormati. Saudara Team penilai baik dari Kodam maupun dari
Rindam IV/Dip, para tokoh masyarakat, tamu undangan dan hadirin sekalian yang
saya hormati. Para Perwira, Bintara dan Tamtama Prajurit Infanteri yang saya
cintai dan saya banggakan sebagai insan yang beriman bertaqwa, marilah kita
senantiasa memanjatkan puji syukur hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena hanya
atas perkenannya pada hari ini kita masih diberikan kekuatan lahir dan batin
sehingga dapat mengikuti upacara pemberangkatan Peleton Beranting Yudha Wastu
Pramuka Jaya Kodam IV/Dip dalam keadaan sehat wal’afiat. Pelaksanaan Peleton
Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya merupakan wujud penghormatan dan penghargaan
kita terhadap jasa-jasa para pahlawan pendahulu, yang lebih utama adalah
bagaimana nilai-nilai kejuangan tersebut ditransformasikan pada setiap diri
Prajurit saat ini, baik dalam pola tindak dan perilaku yang sejalan dengan
nilai-nilai yang telah diwariskan oleh para pendahulu Korps Infanteri.Kegiatan
gerak jalan Peleton Beranting Tonting Yudha Wastu Pramuka juga dilaksanakan
setiap menjelang peringatan hari Infanteri merupakan tradisi positif bagi
Prajurit korps Infanteri untuk mengenang kembali peristiwa bersejarah yang
terjadi di kota Ambarawa atau dikenal dengan peristiwa Palaga Ambarawa.Nilai-nilai
juang dalam peristiwa Palaga Ambarawa juga ditunjukan oleh Panglima Besar Jenderal
Sudirman bersama Prajuritnya seperti semangat yang juang tanpa pamrih, sikap mental
pantang menyerah, ulet, rendah hati, keberanian dan prilaku disiplin tentunya
patut
diteladani dan ditumbuh suburkan dalam diri setiap Prajurit Infanteri.
Sragen yang saya hormati. Saudara Team penilai baik dari Kodam maupun dari
Rindam IV/Dip, para tokoh masyarakat, tamu undangan dan hadirin sekalian yang
saya hormati. Para Perwira, Bintara dan Tamtama Prajurit Infanteri yang saya
cintai dan saya banggakan sebagai insan yang beriman bertaqwa, marilah kita
senantiasa memanjatkan puji syukur hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena hanya
atas perkenannya pada hari ini kita masih diberikan kekuatan lahir dan batin
sehingga dapat mengikuti upacara pemberangkatan Peleton Beranting Yudha Wastu
Pramuka Jaya Kodam IV/Dip dalam keadaan sehat wal’afiat. Pelaksanaan Peleton
Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya merupakan wujud penghormatan dan penghargaan
kita terhadap jasa-jasa para pahlawan pendahulu, yang lebih utama adalah
bagaimana nilai-nilai kejuangan tersebut ditransformasikan pada setiap diri
Prajurit saat ini, baik dalam pola tindak dan perilaku yang sejalan dengan
nilai-nilai yang telah diwariskan oleh para pendahulu Korps Infanteri.Kegiatan
gerak jalan Peleton Beranting Tonting Yudha Wastu Pramuka juga dilaksanakan
setiap menjelang peringatan hari Infanteri merupakan tradisi positif bagi
Prajurit korps Infanteri untuk mengenang kembali peristiwa bersejarah yang
terjadi di kota Ambarawa atau dikenal dengan peristiwa Palaga Ambarawa.Nilai-nilai
juang dalam peristiwa Palaga Ambarawa juga ditunjukan oleh Panglima Besar Jenderal
Sudirman bersama Prajuritnya seperti semangat yang juang tanpa pamrih, sikap mental
pantang menyerah, ulet, rendah hati, keberanian dan prilaku disiplin tentunya
patut
diteladani dan ditumbuh suburkan dalam diri setiap Prajurit Infanteri.
Peserta upacara dan hadirin sekalian. Peristiwa bersejarah juga terjadi
kota Yogyakarta yang sekaligus memberikan pesan penting kepada kita semua bahwa
dengan hanya berbekal tekad semangat, senjata serta perlengkapan yang sangat
sederhana Tentara bersama rakyat berhasil memenangkan pertempuran secara
gemilang, bila mampu meneladani pribadi Jenderal Sudirman maka Prajurit
Infateri akan menjadi Prajurit kuat secara fisik, bermental baja, memegang
teguh nilai-nilai idealisme, serta prajurit yang rendah hati dan dicintai
rakyatnya. Untuk itu kegiatan peleton beranting ini diharapkan mampu
menumbuhkan kesadaran dan semangat kebanggaan akan tradisi
Infanteri,terpeliharanya kemampuan mobilitas jalan kaki Prajurit Infateri serta
kemampuan fisik perorangan dalam rangka meningkatkan mutu tempur satuan
infanteri.
Kita semua menyadari bahwa pelaksanaan Peleton Beranting bukan tugas ringan,
karena dalam pelaksanaannya nanti secara beranting baik siang, malam, panas,
maupun hujan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan dengan penuh semangat
sampai kesasaran Akhir. Namun demikian, saya percaya bahwa dengan dilandasi
oleh semangat kejuangan yang tinggi,para peserta peleton beranting dapat
menyelesaikan tugas ini dengan aman dan lancar.
Peserta upacara dan hadirin sekalian. Sebelum mengakhiri amanat ini, sekali
lagi saya harapkan agar para peserta Peleton Beranting dapat melaksanakan
kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, yang dilandasi oleh ketulusan disertai
dengan kegembiraan, jaga kekompakan selama perjalanan dan jangan
melakukan hal-hal yang dapat merugikan kepentingan rakyat serta jaga nama dan kehormatan
Kodam IV/Diponegoro. Selanjutnya kepada para Prajurit peserta Peleton Beranting
saya mengharapkan agar dapat memanfaatkan waktu disetiap tempat pergantian
pasukan untuk bersilaturahmi dan berkomunikasi dengan masyarakat, sehingga
nilai Kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga dengan kokoh. Ingat,
amanat Jenderal Sudirman mengatakan bahwa Tentara tak akan dapat memenangkan
perjuangan tanpa bantuan rakyat sepenuhnya. Tentara dengan rakyat ibarat
ikan dengan air, yang keduanya tidak boleh dipisahkan. Akhirnya, saya ucapkan
selamat jalan dan selamat bertugas. Jaga faktor keamanan dan keselamatan selama
perjalanan. Demikian amanat saya pada kesempatan ini, semoga Tuhan Yang Maha
Kuasa senantiasa memberikan bimbingan, petunjuk dan perlindungannya kepada kita
sekalian dalam melanjutkan pengabdian kepada Bangsa dan Negara Kesatuan
Republik Indonesia yang kita cintai. Sekian
dan terimakasih.
Pukul 08.30, Tonting YWPJ etape VIII meninggalkan lapangan SMK
Sukowati Kec. Gemolong, Kab. Sragen untuk melanjutkan perjalanan menuju wilayah
Kab. Boyolali. Pukul 09.40 Tonting YWPJ etape VIII dari Yonif 400/R telah
melewati perbatasan Sragen – Boyolali (Dk. Geneng Ds. Jeruk Kec.Miri Kab.
Sragen)
Sukowati Kec. Gemolong, Kab. Sragen untuk melanjutkan perjalanan menuju wilayah
Kab. Boyolali. Pukul 09.40 Tonting YWPJ etape VIII dari Yonif 400/R telah
melewati perbatasan Sragen – Boyolali (Dk. Geneng Ds. Jeruk Kec.Miri Kab.
Sragen)
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksankan kegiatan sosial dan
hiburan, Penyerahan bantuan 120 paket sembako dari Kodim 0725/Sragen untuk
warga KK miskin di wilayah Kec. Gemolong secara simbolis diserahkan oleh Dandim
0725/Srg kepada perwakilan warga KK miskin, Tarian Maumere yang dipersembahkan
gabungan dari TNI, ibu-ibu persit Kodim 0725/Sragen dan anak-anak sekolah serta
Panggung hiburan Orgen tunggal dari warga setempat.
hiburan, Penyerahan bantuan 120 paket sembako dari Kodim 0725/Sragen untuk
warga KK miskin di wilayah Kec. Gemolong secara simbolis diserahkan oleh Dandim
0725/Srg kepada perwakilan warga KK miskin, Tarian Maumere yang dipersembahkan
gabungan dari TNI, ibu-ibu persit Kodim 0725/Sragen dan anak-anak sekolah serta
Panggung hiburan Orgen tunggal dari warga setempat.













