Plupuh, 18 Oktober 2016
Pada Kamis tanggal 13
Oktober 2016 pukul 09.00 s/d 11.00 Wib Danramil 20/Plupuh Kapten Inf Giri Basuki
beserta Bati Tuud Pelda Purwoko Jati telah melaksanakan kegiatan Komsos dengan
Jogoboyo se Kec. Plupuh bertempat di Rumah bapak Senen ( Kasi Trantip Kec. Plupuh ) alamat Dk.
Mojokopek, Desa Sambirejo Kec. Plupuh.
Oktober 2016 pukul 09.00 s/d 11.00 Wib Danramil 20/Plupuh Kapten Inf Giri Basuki
beserta Bati Tuud Pelda Purwoko Jati telah melaksanakan kegiatan Komsos dengan
Jogoboyo se Kec. Plupuh bertempat di Rumah bapak Senen ( Kasi Trantip Kec. Plupuh ) alamat Dk.
Mojokopek, Desa Sambirejo Kec. Plupuh.
Adapun
dalam kegiatan tersebut Danramil 20/Plupuh menyampaikan kepada rara Jogoboyo
tentang untuk mewaspadai beredarnya
simbol – simbol Komunis sebagai upaya bangkitnya kembali PKI. Harus disadari bahwa komunis di Indonesia
merupakan bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk
serta akan terus berkembang dengan gaya baru, atau mereka menyebutnya dengan
sosialisme demokratis, kata sosialisme demokratis kedengarannya memang seperti
humanis, tetapi didalamnya tetap
terkandung ajaran komunis dengan segala teori klasiknya. Cara yang mereka
lakukan ini secara terselubung dan berkedok sosialisasi, oleh karena itu mari kita bersama –sama
melakukan langkah – langkah nyata, menekankan kepada masyarakat agar
mengantisipasi munculnya simbol –
simbol komunis disekitar kita, segera
melaporkan kepada aparat bila ditemukan beredarnya simbol – simbol komunis
wilayah sekitar kita.
dalam kegiatan tersebut Danramil 20/Plupuh menyampaikan kepada rara Jogoboyo
tentang untuk mewaspadai beredarnya
simbol – simbol Komunis sebagai upaya bangkitnya kembali PKI. Harus disadari bahwa komunis di Indonesia
merupakan bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk
serta akan terus berkembang dengan gaya baru, atau mereka menyebutnya dengan
sosialisme demokratis, kata sosialisme demokratis kedengarannya memang seperti
humanis, tetapi didalamnya tetap
terkandung ajaran komunis dengan segala teori klasiknya. Cara yang mereka
lakukan ini secara terselubung dan berkedok sosialisasi, oleh karena itu mari kita bersama –sama
melakukan langkah – langkah nyata, menekankan kepada masyarakat agar
mengantisipasi munculnya simbol –
simbol komunis disekitar kita, segera
melaporkan kepada aparat bila ditemukan beredarnya simbol – simbol komunis
wilayah sekitar kita.













