Sragen, 16 September 2016
Bupati Sragen dr Kusdinar Untung Yuni
Sukowati membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sragen tahun 2016 – 2021, Jum’at (16/09). Acara yang digelar di Aula Sukowati
Komplek Sekretariat Daerah tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sragen Dedy
Endriatno, Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Inf. Denny Marantika, Danyon
408/Sbh Letkol Inf. Andi Bagus Dian Arika, SIP, Ka. Pengadilan Cece Rukmana
Ibrahim, SH. MH, Kepala Bappeda Ir. Simon Nugroho Sri Yudanto, Sekda Drs Tatag
Prabawanto,MM, Bappeda Jateng, Ba Kowil Surakarta, Kepala UPT PK, LSM serta
tokoh masyarakat.
Sukowati membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sragen tahun 2016 – 2021, Jum’at (16/09). Acara yang digelar di Aula Sukowati
Komplek Sekretariat Daerah tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sragen Dedy
Endriatno, Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Inf. Denny Marantika, Danyon
408/Sbh Letkol Inf. Andi Bagus Dian Arika, SIP, Ka. Pengadilan Cece Rukmana
Ibrahim, SH. MH, Kepala Bappeda Ir. Simon Nugroho Sri Yudanto, Sekda Drs Tatag
Prabawanto,MM, Bappeda Jateng, Ba Kowil Surakarta, Kepala UPT PK, LSM serta
tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya Bupatri Sragen dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan
bahwa musrenbang RPJMD ini merupakan salah satu dari serangkaian proses penyusunan
perencanaan lima tahunan yang hasilnya berupa buku rencana pembangunan jangka
menengah daerah ( RPJMD ) Kab. Sragen Tahun 2016 -2021. Tujuan RPJMD Kab.
Sragen terutama adalah mendiskripsikan prioritas penanganan pembangunan daerah
5 tahun ke depan sebagai pedoman bagi seluruh perangkat daerah di lingkungan
pemerintah kab. Sragen dalam menyusun renstra perangkat daerah tahun 2016 –
2021.
bahwa musrenbang RPJMD ini merupakan salah satu dari serangkaian proses penyusunan
perencanaan lima tahunan yang hasilnya berupa buku rencana pembangunan jangka
menengah daerah ( RPJMD ) Kab. Sragen Tahun 2016 -2021. Tujuan RPJMD Kab.
Sragen terutama adalah mendiskripsikan prioritas penanganan pembangunan daerah
5 tahun ke depan sebagai pedoman bagi seluruh perangkat daerah di lingkungan
pemerintah kab. Sragen dalam menyusun renstra perangkat daerah tahun 2016 –
2021.
Visi Kab. Sragen periode 2016 – 2021 adalah “ Bangkit bersama mewujudkan bumi sukowati
yang sejahtera dan bermartabat “ . visi tersebut dijabarkan ke dalam 5 misi
yaitu mewujudkanpemerintah yang bersih dan akuntabel, melalui peningkatan tata
kelola pemerintahan yang efektif, aspiratif, partisipatif dan transparan. Pembangunan
infrastruktur yang menyeluruh dan berkualitas. Membangun kemandirian ekonomi
daerah melalui optimalisasi potensi pertanin dan industri serta memberikan akses
yang lebih besar pada pengembangan koperasi industri kecil dan menegah serta
sektor informal. Mewujudkan SDM yang berkualitas serta meningkatkan
pemberdayaan dan peran perempuan dalam berbagai aspek.
yang sejahtera dan bermartabat “ . visi tersebut dijabarkan ke dalam 5 misi
yaitu mewujudkanpemerintah yang bersih dan akuntabel, melalui peningkatan tata
kelola pemerintahan yang efektif, aspiratif, partisipatif dan transparan. Pembangunan
infrastruktur yang menyeluruh dan berkualitas. Membangun kemandirian ekonomi
daerah melalui optimalisasi potensi pertanin dan industri serta memberikan akses
yang lebih besar pada pengembangan koperasi industri kecil dan menegah serta
sektor informal. Mewujudkan SDM yang berkualitas serta meningkatkan
pemberdayaan dan peran perempuan dalam berbagai aspek.
Tujuh program prioritas tahun 2016-2021
adalah pembangunan infrastruktur menyeluruh dan berkualitas. Menjadi desa
sebagai basis pembangunan. Sekolah gratis
SD – SMA dan anggaran pelatihan guru
1 M/ Th. Meningkatkan kualitas dan mendekatkan pelayanan kesehatan
dengan mendirikan 3 rumah sakit Type D. Pengentasan kemiskinan dan pengangguran
dengan membangkitkan iklim wirausaha. Perbaiki kesejahteraan pegawai baik di
lingkungan pemerintah / swasta serta pemberdayaan perempuan dengan pelatihan
ketrampilan.
adalah pembangunan infrastruktur menyeluruh dan berkualitas. Menjadi desa
sebagai basis pembangunan. Sekolah gratis
SD – SMA dan anggaran pelatihan guru
1 M/ Th. Meningkatkan kualitas dan mendekatkan pelayanan kesehatan
dengan mendirikan 3 rumah sakit Type D. Pengentasan kemiskinan dan pengangguran
dengan membangkitkan iklim wirausaha. Perbaiki kesejahteraan pegawai baik di
lingkungan pemerintah / swasta serta pemberdayaan perempuan dengan pelatihan
ketrampilan.












