Berita  

BABINSA KARANGANOM HADIRI PENGAJIAN AKBAR

BABINSA KARANGANOM HADIRI PENGAJIAN AKBAR
Sukodono, 25 Juli 2016
           
Pada
hari  
Minggu  tanggal 24 Juli 2016  pukul  10. 00 s/d  13 30 Wib, bertempat di Dk.Sidorejo Ds.Karanganom Kec.Sukodono Kab.Sragen, Babinsa Karanganom Koramil 13/Sukodono Kodim
0725/Sragen Serka Suwardi bersama Kepala Desa Karanganom Bp.Kasdadi, Ketua NU
Kec.Sukodono KH Musmin Amin,Ketua Panitia Kyai Abdul Karim dan Toga se
Kec.Sukodono menghadiri pengajian Akbar MWC NU Kec.Sukodono dan pelantikan
Fatayat Kec.Sukodono dengan penceramah KH.Bukhori Latif dari Purwodadi yang di
hadiri ± 1000 jamaah muslimin muslimat se Kec.Sukodono. Kegiatan di awali
Sambutan Kepala desa Bp.Kasdadi sbb : Ucapan syukur, selamat datang, mohon maaf
atas segala kekurangan dalam penyiapan tempat, terima kasih atas antusiasnya
menghadiri Pengajian Akbar.
Sambutan Muspika Kec.Sukodono yang diwakili Babinsa Karanganom sbb :Ucapan
syukur, permohonan maaf atas tidak hadirnya Muspika karena ada tugas yang tidak
bisa ditinggal,memperkenalkan sebagai Babinsa Karanganom dasar Skep Kasad dan
sprin Dandim 0725/Sragen, tugas Babinsa sesuai Perpu Kasad No 19/IV/2008
tanggal 8 April 2008 sebagai pembina Geo Demo Komsos dan Binter,Babinsa
mempunyai mitra Babinkamtibmas , Kepala Desa yang disebut 3 Pilar dan komponen
masyarakat, diharapkan masyarakat bisa menyelesaikan setiap masalah
dilingkungan dengan cara musyawarah mufakat dengan melibatkan 3 Pilar,
Organisasi NU merupakan organisasi Islam yang mengajarkan manusia
berakhlakulkarimah, sunah waljamaah dengan cara Rohmatallilalamin,Nu merupakan
organisasi yang diakui Nasional bahwa Pancasila dasar dan Ideologi , Negara
NKRI harga mati berjuang bersama Pemda TNI Polri, pada tanggal 17 Agustus
merupakan Hari Kemerdekaan RI semua komponen masyarakat diwajibkan memperingati
sesuai kemampuan diantaranya memasang bendera merah putih di depan rumah.
Inti ceramah KH Bukhori Latif sbb : NU merupakan organisasi yang selalu
mempertahankan Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara serta NKRI karena para
Kyai besar Indonesia ikut merumuskan Pancasila sebagai Dasar Negara, Halal
Bihalal hanya ada di Indonesia dengan simbul kupat lepet ngaku lepat dan tilep
yang rapet sehingga kembali suci, setelah lebaran tidak ada lagi iri
dengki,tidak rukun sama tetangga, Ulama ulama besar banyak yang lahir di
Indonesia jangan berfikir mengislamkan Indonesia karena penduduknya mayoritas
Islam terbesar di dunia,siapapun tidak bisa menggoyang dan mengganti Pancasila
dengan lambang lain karena para ulama yang sudah meninggal akan ikut perang,
Kirim doa untuk KH Abdul Khamid Pimpinan Ponpes An Naim Ajisoko Majenang
sebagai tokoh agama Kec.Sukodono yang belum ada penggantinya.    

BABINSA KARANGANOM HADIRI PENGAJIAN AKBAR
  
                  
             

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *