Sragen, 7 Oktober 2015
Selasa tanggal 6 Oktober 2015 pukul 09 00 s/d 11 00 Wib, tempat sawah Bp.Sudadi Dsn.Pohjaring Ds.Newung Kec.Sukodono Kab.Sragen Serda Sugiyanto (Babinsa Newung) Koramil
13/Sukodono Kodim 0725/Sragen melaksanakan upsus panen padi perdana masa tanam
III.
13/Sukodono Kodim 0725/Sragen melaksanakan upsus panen padi perdana masa tanam
III.
Dalam
pelaksanaan panen padi perdana Serda Sugiyanto Babinsa Newung bersama Bp.Agus
Widodo mendampingi kelompok tani Karya tani, yang mana kelompok tani Karya tani
pada minggu pertama bulan Oktober melaksanakan panen perdana dengan alat
pemotong padi Combi bantuan dari pemerintah melalui dinas pertanian Kab.Sragen
yang di terima kelompok tani Karya tani pada bulan September 2015 jumlah 1
unit.
pelaksanaan panen padi perdana Serda Sugiyanto Babinsa Newung bersama Bp.Agus
Widodo mendampingi kelompok tani Karya tani, yang mana kelompok tani Karya tani
pada minggu pertama bulan Oktober melaksanakan panen perdana dengan alat
pemotong padi Combi bantuan dari pemerintah melalui dinas pertanian Kab.Sragen
yang di terima kelompok tani Karya tani pada bulan September 2015 jumlah 1
unit.
Perlu di
ketahui Komando atas bahwa di wilayah Koramil 13/Sukodono dari 9 Desa hanya 3
Desa yang bisa di Tanami padi pada masa tanam III yaitu Desa Newung,Desa
Jatitengah dan Desa Bendo itupun tidak bisa 100 % dari lahan produktif yang
ada, untuk 6 Desa yang lain seperti Desa Karanganom,Ds.Majenang,
Ds.Gebang,Ds.Baleharjo, Ds.Juwok dan Ds.Pantirejo di Tanami palawija seperti
Kedelai, Kacang dan Jagung, lahan dari 6 Desa tersebut banyak yang di biarkan
petani bero.
ketahui Komando atas bahwa di wilayah Koramil 13/Sukodono dari 9 Desa hanya 3
Desa yang bisa di Tanami padi pada masa tanam III yaitu Desa Newung,Desa
Jatitengah dan Desa Bendo itupun tidak bisa 100 % dari lahan produktif yang
ada, untuk 6 Desa yang lain seperti Desa Karanganom,Ds.Majenang,
Ds.Gebang,Ds.Baleharjo, Ds.Juwok dan Ds.Pantirejo di Tanami palawija seperti
Kedelai, Kacang dan Jagung, lahan dari 6 Desa tersebut banyak yang di biarkan
petani bero.













