Berita  

BABINSA KODIM SRAGEN DIPERKENALKAN DENGAN MESIN TANAM RICE TRANSPLANTER

BABINSA KODIM SRAGEN DIPERKENALKAN  DENGAN MESIN TANAM RICE TRANSPLANTER
Sragen, 28 Agustus 2015 
Bertempat di
Aula kantor dinas pertanian Sragen ( 28/8 ) 44 Babinsa Kodim 0725/Sragen mengikuti
pelatihan dan penataran dari Bp. Sugiyanto ( Dinas Pertanian ) Kab. Sragen
tentang mesin tanam padi ( Rice Transplanter ).

Dalam kesempatan tersebut Bp. Sugiyanto
menyampaikan bahwa bibit padi siap ditanam minimal umur bibit 12 – 18 hari, Penggunaan
mesin rice transplanter  mempercepat
pertumbuhan bibit padi karena tidak mengalami stress. Pada penanaman
konvensional padi yang dicabut akan stress dan untuk pulih memerlukan waktu
seminggu. Bibit yang dicabut akar-akarnya akan tertinggal di lahan persemaian
kira-kira bisa mencapai 40 persennya. Jadi ada 40 persen bibit yang hilang. Hal
ini tentu akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman.
Para petani juga bisa membuktikan
menggunakan mesin ini juga dapat memperpendek masa budidaya padi.
keberhasilan
penggunaan rice transplanter harus didukung dengan penyiapan bibit padi yang
baik. Dalam hal ini ada dua sistem pengadaan bibit, yaitu sistem basah (di
lahan) dan sistem kering (dalam kotak). Untuk itu harus disiapkan benih yang
baik, ditandai dengan daya tumbuh yang tinggi dan benih yang tumbuh merata,
serta ukuran persemaian yang disesuaikan dengan ukuran meja bibit pada rice
transplanter, yaitu 28 x 58 cm. Harus diperhatikan juga kerapatan dan
keseragaman bibit sehingga pada proses penanaman semua bibit bisa tertanam
dengan baik.

Pelatihan yang dilaksanakan selama ini merupakan salah satu bekal bagi
seorang  Babinsa sebelum mereka diterjunkan menjadi pendamping petani,
mereka harus mampu sehingga dalam pelaksanaan tugas di lapangan mereka dapat
menjelaskan kepada para petani menuju petani yang modern, agar tujuan program
pemerintah tentang swasembada pangan nasional dapat terwujud. 

BABINSA KODIM SRAGEN DIPERKENALKAN  DENGAN MESIN TANAM RICE TRANSPLANTER

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *