Sragen, 24 Agustus 2015
Danramil
14/Mondokan Kapten Inf Andon Supriyadi bersama Muspika Kec. Mondokan menghadiri
upacara penutupan perkemahan Pandhu Dharma Wahana II kwartir Ranting 11.14.14
Mondokan 2015 yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Pramuka ke 54
tahun 2015 pada hari Jum’at tanggal 14 Agustus 2015 pukul 08.00 wib bertempat di Bumi Perkemahan ”Panggung
Sukowati” Mondokan dengan pembina upacara Ka Kwarran Mondokan Somhaji, Spd.
14/Mondokan Kapten Inf Andon Supriyadi bersama Muspika Kec. Mondokan menghadiri
upacara penutupan perkemahan Pandhu Dharma Wahana II kwartir Ranting 11.14.14
Mondokan 2015 yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Pramuka ke 54
tahun 2015 pada hari Jum’at tanggal 14 Agustus 2015 pukul 08.00 wib bertempat di Bumi Perkemahan ”Panggung
Sukowati” Mondokan dengan pembina upacara Ka Kwarran Mondokan Somhaji, Spd.
Pada
sambutan upacara penutupan Perkemahan Pandhu Dharma Wahana II kwartir Ranting
11.14.14 Mondokan 2015 Ka Kwarran Mondokan menyampaikan antara lain :
sambutan upacara penutupan Perkemahan Pandhu Dharma Wahana II kwartir Ranting
11.14.14 Mondokan 2015 Ka Kwarran Mondokan menyampaikan antara lain :
a. Dalam
HUT yang ke 54 tahun 20145 gerakan pramuka telah banyak mendarma bhaktikan diri
kepada bangsa dan negara dengan melaksanakan kegiatan sosial kemanusiaan. (
seperti donor darah, bantuan pada bencana alam, dan kegiatan kemanusiaan
lainnya ) hendaknya dapat dipertahankan dan ditingkatkan dalam profesionalis meningkatkan
kegiataan kepramukaan. Semangat gotong royong untuk membangun kebersamaan dan
memiliki semangat toleransi dalam Kebhinekaan Tunggal Ika, Itulah sesungguhnya
pondasi jati diri yang selaras dengan potensi, kompetensi
dan karakteristik bangsa Indonesia sebagai bangsa pejuang yang selalu ingin
bertindak sportif, kreatif dan inovatif dalam melakukan karya mandiri untuk
mencapai kesehateraan. Oleh karena itu,
kejujuran, gotong royong persatuan dan kesatuan menjadi kekuatan gerakan
pramuka.
HUT yang ke 54 tahun 20145 gerakan pramuka telah banyak mendarma bhaktikan diri
kepada bangsa dan negara dengan melaksanakan kegiatan sosial kemanusiaan. (
seperti donor darah, bantuan pada bencana alam, dan kegiatan kemanusiaan
lainnya ) hendaknya dapat dipertahankan dan ditingkatkan dalam profesionalis meningkatkan
kegiataan kepramukaan. Semangat gotong royong untuk membangun kebersamaan dan
memiliki semangat toleransi dalam Kebhinekaan Tunggal Ika, Itulah sesungguhnya
pondasi jati diri yang selaras dengan potensi, kompetensi
dan karakteristik bangsa Indonesia sebagai bangsa pejuang yang selalu ingin
bertindak sportif, kreatif dan inovatif dalam melakukan karya mandiri untuk
mencapai kesehateraan. Oleh karena itu,
kejujuran, gotong royong persatuan dan kesatuan menjadi kekuatan gerakan
pramuka.
b. Kita sama-sama sebagai gerakan pramuka melakukan
gerakan reformasi mental dan tindak laku kita menjadi pribadi-pribadi yang
patut menjadi teladan yang baik bagi anak cucu pewaris dan penerus cita-cita
Kemerdekaan Indonesia, Hal ini saya sampaikan karena hal terberat yang perlu di
dilakukan saat ini bukanlah berjuang, tetapi mengisi kemerdekaan dengan berbagai
hal yang bermanfaat untuk Indonesia dengan melakukan kegiatan kepramukaan. agar
pertumbuhan ekonomi dapat berjalan lancar.
gerakan reformasi mental dan tindak laku kita menjadi pribadi-pribadi yang
patut menjadi teladan yang baik bagi anak cucu pewaris dan penerus cita-cita
Kemerdekaan Indonesia, Hal ini saya sampaikan karena hal terberat yang perlu di
dilakukan saat ini bukanlah berjuang, tetapi mengisi kemerdekaan dengan berbagai
hal yang bermanfaat untuk Indonesia dengan melakukan kegiatan kepramukaan. agar
pertumbuhan ekonomi dapat berjalan lancar.
Upacara penutupan
perkemahan Pandhu Dharma Wahana II kwartir Ranting 11.14.14 Mondokan 2015
diikuti peserta gerakan pramuka yang terdiri dari SD/MI 580 peserta, SMP/MTS
100 peserta dan SMK 16 peserta. Kegiatan berjalan dalam keadaan aman, lancar
dan tertib sampai dengan selesai.
perkemahan Pandhu Dharma Wahana II kwartir Ranting 11.14.14 Mondokan 2015
diikuti peserta gerakan pramuka yang terdiri dari SD/MI 580 peserta, SMP/MTS
100 peserta dan SMK 16 peserta. Kegiatan berjalan dalam keadaan aman, lancar
dan tertib sampai dengan selesai.












