Sragen, 30 Juni 2015
Kodim
0725/Sragen – Bupati Sragen
diwakili Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen Ir. Endang Handayani,MM
menyerahkan santunan dan insentif secara simbolis kepada 2000 keluarga miskin,
500 lansia jompo dan 123 UPZ Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab
Sragen.Penthasarufan santunan dan insentif di Ruang Sukowati kompleks
Sekretariat Daerah kabupaten Sragen pagi tadi (Selasa, 28/6), dihadiri seluruh
bendahara dan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan pemkab Sragen,
Kepala Kementerian Agama kabupaten Sragen, Kepala Kantor BAZNAS kabupaten
Sragen.
0725/Sragen – Bupati Sragen
diwakili Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen Ir. Endang Handayani,MM
menyerahkan santunan dan insentif secara simbolis kepada 2000 keluarga miskin,
500 lansia jompo dan 123 UPZ Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab
Sragen.Penthasarufan santunan dan insentif di Ruang Sukowati kompleks
Sekretariat Daerah kabupaten Sragen pagi tadi (Selasa, 28/6), dihadiri seluruh
bendahara dan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan pemkab Sragen,
Kepala Kementerian Agama kabupaten Sragen, Kepala Kantor BAZNAS kabupaten
Sragen.
Dikatakan Asisten II, kegiatan ini merupakan salah satu
partispiasi / kepedulian dari seluruh masyarakat kabupaten Sragen terhadap
warga tidak mampu. Atas kiprah BAZNAS kabupaten Sragen yang membantu pemkab
Sragen dalam mengumpulkan infaq dan zakat, pemkab Sragen sangat menghargai atas
kerja sama tersebut. Lanjutnya, kerja sama tersebut diharapkan mampu menguatkan
kedua belah pihak dalam memperhatikan masyarakat sehingga bantuan bisa
bermanfaat dan berkembang dengan baik. Sementara,
Ketua Penyelenggara Drs. Mahmudi menjelaskan santunan keluarga miskin
dithasarufkan melalui UPZ BAZNAS Sragen, sedangkan santunan lansia jompo
diserahkan melalui kecamatan yang bersangkutan. Menurutnya, dana zakat dan
infaq yang terkumpul di BAZNAS kabupaten Sragen sebagian besar berasal dari PNS
pemkab Sragen yang telah mempercayakan zakatnya dikelola oleh BAZNAS kabupaten
Sragen.
partispiasi / kepedulian dari seluruh masyarakat kabupaten Sragen terhadap
warga tidak mampu. Atas kiprah BAZNAS kabupaten Sragen yang membantu pemkab
Sragen dalam mengumpulkan infaq dan zakat, pemkab Sragen sangat menghargai atas
kerja sama tersebut. Lanjutnya, kerja sama tersebut diharapkan mampu menguatkan
kedua belah pihak dalam memperhatikan masyarakat sehingga bantuan bisa
bermanfaat dan berkembang dengan baik. Sementara,
Ketua Penyelenggara Drs. Mahmudi menjelaskan santunan keluarga miskin
dithasarufkan melalui UPZ BAZNAS Sragen, sedangkan santunan lansia jompo
diserahkan melalui kecamatan yang bersangkutan. Menurutnya, dana zakat dan
infaq yang terkumpul di BAZNAS kabupaten Sragen sebagian besar berasal dari PNS
pemkab Sragen yang telah mempercayakan zakatnya dikelola oleh BAZNAS kabupaten
Sragen.
Diharapkannya, santunan dan insentif tersebut bisa
bermanfaat bagi para mustahik dan UPZ SKPD sehingga didistribusikan kepada
orang-orang yang tepat. Penerima santuan fakir miskin adalah 2000 keluarga
miskin dan 500 lansia jompo, @ Rp. 100 ribu rupiah, dengan total Rp. 250 juta
rupiah. Santunan keluarga miskin diserahkan melalui UPZ BAZNAZ kabupaten Sragen
sedangkan santuann lansia jompo dithasarufkan melalui kecamatan yang
bersangkutan. Sementara penerima insentif SKPD adalah 123 UPZ Skpd, yang
menerima 5% dari dana zakat dan infaq yang disetorkan ke BAZNAS kabupaten
Sragen selama satu tahun.
bermanfaat bagi para mustahik dan UPZ SKPD sehingga didistribusikan kepada
orang-orang yang tepat. Penerima santuan fakir miskin adalah 2000 keluarga
miskin dan 500 lansia jompo, @ Rp. 100 ribu rupiah, dengan total Rp. 250 juta
rupiah. Santunan keluarga miskin diserahkan melalui UPZ BAZNAZ kabupaten Sragen
sedangkan santuann lansia jompo dithasarufkan melalui kecamatan yang
bersangkutan. Sementara penerima insentif SKPD adalah 123 UPZ Skpd, yang
menerima 5% dari dana zakat dan infaq yang disetorkan ke BAZNAS kabupaten
Sragen selama satu tahun.













