Sragen, 25 Juni 2015
Untuk
mendukung operasional dalam rangka mensukseskan swasembada pangan pajale,
Pemerintah memberikan tunjangan upsus untuk Komandan Kodim 0725/Sragen, Kasdim
0725/Sragen, 3 Pasi, 20 Danramil, 60 Bati Ramil serta 220 Babinsa Kodim
0725/Sragen yang dibagikan hari ini Kamis, 25 Juni 2015 bertempat di Staf
Teritorial Kodim 0725/Sragen.
mendukung operasional dalam rangka mensukseskan swasembada pangan pajale,
Pemerintah memberikan tunjangan upsus untuk Komandan Kodim 0725/Sragen, Kasdim
0725/Sragen, 3 Pasi, 20 Danramil, 60 Bati Ramil serta 220 Babinsa Kodim
0725/Sragen yang dibagikan hari ini Kamis, 25 Juni 2015 bertempat di Staf
Teritorial Kodim 0725/Sragen.
Program Upsus dilaksanakan serentak di beberapa provinsi
di Indonesia, yaitu Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Jambi, Kalimantan Barat,
Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Badan
Litbang Pertanian (Balitbangtan) diminta untuk mengaplikasikan teknologi
unggulan yang sudah dimilikinya untuk mendukung suksesnya program Upsus
terutama dalam hal penyediaan benih unggul serta teknik-teknik budidaya pajale
dan SDM untuk pendampingan produksi.
di Indonesia, yaitu Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Jambi, Kalimantan Barat,
Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Badan
Litbang Pertanian (Balitbangtan) diminta untuk mengaplikasikan teknologi
unggulan yang sudah dimilikinya untuk mendukung suksesnya program Upsus
terutama dalam hal penyediaan benih unggul serta teknik-teknik budidaya pajale
dan SDM untuk pendampingan produksi.
Dukungan dari TNI Angkatan Darat juga diperoleh dengan
ditandatanganinya MOU antara Menteri Pertanian RI dengan Kepala Staf Angkatan
Darat (KSAD) bahwa seluruh Babinsa akan membantu petani agar program swasembada
pangan ini dapat terwujud pada tahun 2017. Dukungan dari jajaran TNI ini telah
diwujudkan sejak persiapan pertanaman sampai pengawalan benih dan pupuk.
Pelatihan singkat diberikan kepada para Babinsa oleh para pakar yaitu penyuluh,
para peneliti dari Dinas Pertanian untuk memudahkan
operasionalisasi mereka di lapangan. Beberapa materi pelatihan yang diberikan
kepada para Babinsa dari Kodim 0725/Sragen, Kabupaten Sragen adalah:
optimalisasi lahan, peningkatan penggunaan benih bermutu, penerapan teknologi
pemupukan yang tepat, pengamanan produksi dari OPT, serta mengoptimalkan
pupulasi tanam melalui teknologi “Jajar Legowo” pada tanaman padi.
ditandatanganinya MOU antara Menteri Pertanian RI dengan Kepala Staf Angkatan
Darat (KSAD) bahwa seluruh Babinsa akan membantu petani agar program swasembada
pangan ini dapat terwujud pada tahun 2017. Dukungan dari jajaran TNI ini telah
diwujudkan sejak persiapan pertanaman sampai pengawalan benih dan pupuk.
Pelatihan singkat diberikan kepada para Babinsa oleh para pakar yaitu penyuluh,
para peneliti dari Dinas Pertanian untuk memudahkan
operasionalisasi mereka di lapangan. Beberapa materi pelatihan yang diberikan
kepada para Babinsa dari Kodim 0725/Sragen, Kabupaten Sragen adalah:
optimalisasi lahan, peningkatan penggunaan benih bermutu, penerapan teknologi
pemupukan yang tepat, pengamanan produksi dari OPT, serta mengoptimalkan
pupulasi tanam melalui teknologi “Jajar Legowo” pada tanaman padi.












