Sambirejo, 9 Maret 2015
Danramil 08/Sambirejo Dim 0725/Sragen Kapten Inf Yudo T
memberikan pengarahan kepada anggota Koramil 08/Sbj bertempat di aula Koramil
pada Rabu (4/3/2015). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komunikasi dua
arah antara pimpinan dengan anggota yang bertujuan untuk menampung masukan
maupun masalah serta mengambil keputusan maupun kebijakan bagi pimpinan.
memberikan pengarahan kepada anggota Koramil 08/Sbj bertempat di aula Koramil
pada Rabu (4/3/2015). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komunikasi dua
arah antara pimpinan dengan anggota yang bertujuan untuk menampung masukan
maupun masalah serta mengambil keputusan maupun kebijakan bagi pimpinan.
Dalam pengarahannya Danramil 08/Sbj Kapten Inf Prihatin
Yudo menyampaikan beberapahal sebagai berikut, menindaklanjuti perintah dari
Dandim 0725/Sragen dalam mempersiapkan Apel Akbar FKPPI se jawa Tengah yang
akan dilaksanakan di Rindam IV/Diponegoro di magelang seluruh anggota terutama
babinsa supaya mempersiapkan para
peserta FKPPI di wilayahnya baik fisik
maupun kemampuannya sehingga dapat menjadi wakil-wakil terbaik dari wilayah
Sambirejo sehingga tidak mengecewakan sesampainya di magelang. Kemudian untuk
mensukseskan program swasembada pangan di wilayah Danramil memerintahkan kepada
para babinsa sebagai kader pertanian supaya lebih aktif dan giat dalam
bekerjasama dengan penyuluh pertanian di lapangan agar kedepan program tersebut
dapat terwujud. Adapun untuk aplikasi di lapangan para Babinsa lebih aktif
memantau kegiatan distribusi pupuk, perawatan tanaman dan kegiatan irigasi.
Permasalahan yang menonjol saat ini di wilayah Sambirejo adalah distribusi
pupuk bersubsidi karena ditemukan indikasi penyimpangan dalam
pendistribusiannya. Banyak dari pupuk tersebut disalahgunakan oleh pihak yang
tidak berkepentingan. Oleh karena itu para babinsa harus lebih memaksimalkan
pemantauannya swupaya hal tersebut tidak sampai terjadi kedepannya. “Masalah pupuk kita tdk akan
mencari-cari kesalahan dalam pendistribusiannya tetapi apabila terjadi
penyelewengan maupun penyimpangan kita tidak akan memberi toleransi,tetap akan
kami tindak lanjuti secaea tuntas,” tandas kapten Yudo
Yudo menyampaikan beberapahal sebagai berikut, menindaklanjuti perintah dari
Dandim 0725/Sragen dalam mempersiapkan Apel Akbar FKPPI se jawa Tengah yang
akan dilaksanakan di Rindam IV/Diponegoro di magelang seluruh anggota terutama
babinsa supaya mempersiapkan para
peserta FKPPI di wilayahnya baik fisik
maupun kemampuannya sehingga dapat menjadi wakil-wakil terbaik dari wilayah
Sambirejo sehingga tidak mengecewakan sesampainya di magelang. Kemudian untuk
mensukseskan program swasembada pangan di wilayah Danramil memerintahkan kepada
para babinsa sebagai kader pertanian supaya lebih aktif dan giat dalam
bekerjasama dengan penyuluh pertanian di lapangan agar kedepan program tersebut
dapat terwujud. Adapun untuk aplikasi di lapangan para Babinsa lebih aktif
memantau kegiatan distribusi pupuk, perawatan tanaman dan kegiatan irigasi.
Permasalahan yang menonjol saat ini di wilayah Sambirejo adalah distribusi
pupuk bersubsidi karena ditemukan indikasi penyimpangan dalam
pendistribusiannya. Banyak dari pupuk tersebut disalahgunakan oleh pihak yang
tidak berkepentingan. Oleh karena itu para babinsa harus lebih memaksimalkan
pemantauannya swupaya hal tersebut tidak sampai terjadi kedepannya. “Masalah pupuk kita tdk akan
mencari-cari kesalahan dalam pendistribusiannya tetapi apabila terjadi
penyelewengan maupun penyimpangan kita tidak akan memberi toleransi,tetap akan
kami tindak lanjuti secaea tuntas,” tandas kapten Yudo
Selanjutnya Kapten Yudo juga menyampaikan hasil dari
sosialisasi tentang penerimaan catar Caba maupun Catam yang pengarahannya telah dilaksanakan
tempo hari di Makodam. Dalam hal ini para babinsa supaya mendata dan memotivasi
warga di desa binaannya masing-masing-masing yang berminat untuk mendaftar
menjadi Prajurit TNI. Babinsa juga harus melaksanakan pembinaan kepada calon
peserta tersebut terutama dari aspek fisik kesehatan dan kesegaran jasmaninya
sehingga dapat mengikuti tes seleksi rekrutmen secara maksimal.
sosialisasi tentang penerimaan catar Caba maupun Catam yang pengarahannya telah dilaksanakan
tempo hari di Makodam. Dalam hal ini para babinsa supaya mendata dan memotivasi
warga di desa binaannya masing-masing-masing yang berminat untuk mendaftar
menjadi Prajurit TNI. Babinsa juga harus melaksanakan pembinaan kepada calon
peserta tersebut terutama dari aspek fisik kesehatan dan kesegaran jasmaninya
sehingga dapat mengikuti tes seleksi rekrutmen secara maksimal.
Pada akhir pengarahan Kapten Yudo menghimbau kepada para
anggota supaya lebih meningkatkan kinerja dan kekompakan antar sesama rekan. Tugas dan tanggung jawab
kita kedepan akan semakin berat sehingga untuk mewujudkan keberhasilan dalam
pelaksanaan tugas sangat dibutuhkan peningkatan kinerja. Kekompakan sangat
diperlukan untuk mewujudkan suasana satuan yang harmonis dan kondusif sehingga
tercipta rasa senasib sepenanggungan antar rekan.
anggota supaya lebih meningkatkan kinerja dan kekompakan antar sesama rekan. Tugas dan tanggung jawab
kita kedepan akan semakin berat sehingga untuk mewujudkan keberhasilan dalam
pelaksanaan tugas sangat dibutuhkan peningkatan kinerja. Kekompakan sangat
diperlukan untuk mewujudkan suasana satuan yang harmonis dan kondusif sehingga
tercipta rasa senasib sepenanggungan antar rekan.












