Sragen, 18 September 2014
Babinsa Jambangan Dim 0725/Sragen Serda Miswanto melaksanakan coffee
morning dengan aparat pemerintahan Kec. Mondokan dalam rangka mengikuti giat
tim evaluasi 10 program Pokok PKK Desa
Binaan Kec. Mondokan Ta. 2014 dari Kab.
Sragen pada tanggal 15 September 2014 pukul 09.00 wib, tempat di Balai Desa
Jambangan Kec. Mondokan.
morning dengan aparat pemerintahan Kec. Mondokan dalam rangka mengikuti giat
tim evaluasi 10 program Pokok PKK Desa
Binaan Kec. Mondokan Ta. 2014 dari Kab.
Sragen pada tanggal 15 September 2014 pukul 09.00 wib, tempat di Balai Desa
Jambangan Kec. Mondokan.
Kegiatan coffe morning bersama dengan Aparat Pemerintahan Kec. Mondokan
dilaksakan setelah selesai mengikuti giat tim evaluasi 10 Program Pokok PKK
dari Kab. Sragen yang dihari oleh Ibu Ning Agus Fatchurrahman SH, MA beserta
rombongan di Desa Jambangan Kec. Mondokan. Kegiatan coffe morning tersebut
membicarakan tentang goegrafi wilayah Kec. Mondokan dalam musim kemarau dimana
masyarakat Kec. Mondokan di sebelah utara telah merasakan kekurangan air
bersih, dimana tanaman sudah mulai layu dan mati, tanah ladang maupun
persawahan milik masyarakat sudah tidak ada tanaman palawija seperti jagung,
ketela, dan ubi kayu yang mengakibatkan
hasil produksi tanaman petani menurun hal ini mengubah gaya hidup masyarakat
Mondokan dengan bekerja keluar daerah sebagai buruh kuli dan bangunan. Kegiatan
tersebut berjalan dalam keadaan aman, lancar dan tertib sampai dengan selesai.
dilaksakan setelah selesai mengikuti giat tim evaluasi 10 Program Pokok PKK
dari Kab. Sragen yang dihari oleh Ibu Ning Agus Fatchurrahman SH, MA beserta
rombongan di Desa Jambangan Kec. Mondokan. Kegiatan coffe morning tersebut
membicarakan tentang goegrafi wilayah Kec. Mondokan dalam musim kemarau dimana
masyarakat Kec. Mondokan di sebelah utara telah merasakan kekurangan air
bersih, dimana tanaman sudah mulai layu dan mati, tanah ladang maupun
persawahan milik masyarakat sudah tidak ada tanaman palawija seperti jagung,
ketela, dan ubi kayu yang mengakibatkan
hasil produksi tanaman petani menurun hal ini mengubah gaya hidup masyarakat
Mondokan dengan bekerja keluar daerah sebagai buruh kuli dan bangunan. Kegiatan
tersebut berjalan dalam keadaan aman, lancar dan tertib sampai dengan selesai.













