Berita  

KASDIM 0725 SRAGEN MEWAKILI DANDIM HADIRI AKSI DAMAI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK

KASDIM  0725  SRAGEN  MEWAKILI DANDIM HADIRI AKSI DAMAI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK
Sragen, 24 Juni 2014 
Minggu (22/6)
pagi, Kasdim 0725 Sragen Mayor Inf Mantang mewakili Dandim 0725 Sragen Letkol
Inf Edi Saputra, S.I.P dan puluhan Pejabat, anggota Organisasi Wanita serta
warga masyarakat Sragen menggelar aksi damai bersama. Secara bergantian, mereka
membubuhkan tanda tangan di atas kain sepanjang 10 meter yang dibentangkan di
jalan raya depan kantor Bupati Sragen. apapun
yang menjadi bagian kita dalam pekerjaan tersebut. Yang terakhir, tanggung
jawab yang bermakna bahwa kita berkewajiban untuk menanggung segala tugas yang
dipercayakan kepada kita sebagai amanah.  Apa yang dilakukan
para pejabat dan masyarakat di tengah arena Car Free Day itu adalah bentuk
kampanye bersama. Tetapi bukan kampanye dukung-mendukung salah satu Calon Presiden,
namun dukungan terhadap gerakan yang bertema   “Stop Kekerasan
terhadap Perempuan dan Anak”. 
Sekretaris Daerah
(Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto, yang memimpin aksi damai menyatakan, kegiatan
ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Sragen untuk mencegah dan menekan
kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang akhir-akhir marak
terjadi di berbagai daerah. Menurut Kadim 0725 Sragen Mayor Inf Mantang
akhir-akhir ini  maraknya kasus kekerasan
terhadap perempuan dan anak, sudah membuat resah seluruh lapisan masyarakat,
sehingga pencegahan dan penanggulangan nya memerlukan dukungan dan sinergitas
seluruh elemen. “Pemkab Sragen telah melakukan berbagai upaya. Namun seluruh
elemen juga punya tanggung jawab untuk melakukan pencegahan dan memberantas
kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang terjadi di rumah, sekolah dan
lingkungan masyarakat”. Ujarnya.
       Ketua Tim Penggerak PKK
Kabupaten Sragen, Wahyuning Harjanti Agus Fatchur Rahman, didampingi Ketua
Dharma Wanita Persatuan Setda, E. Tyas Damai, yang pagi itu ikut membubuhkan
tanda tangan, menyatakan dukungan penuh terhadap aksi damai ini. “Semoga
kegiatan ini menyadarkan seluruh masyarakat untuk melakukan berbagai upaya
mencegah kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Sragen”, ujarnya. 
Sementara itu, Kabag Pemberdayaan Perempuan Setda Sragen,
Titik Budi Astuti, ditemui usai acara menjelaskan, selama tahun 2013 di
Kabupaten Sragen terjadi 53 kali kasus kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.
Sedangkan tahun 2014, sampai bulan Juni ada 11 kasus. Sungguh memprihatinkan.
Makanya, Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak sekarang juga .
  (KODIM 0725/SRAGEN )   

KASDIM  0725  SRAGEN  MEWAKILI DANDIM HADIRI AKSI DAMAI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *