Sragen, 24
Februari 2014
Februari 2014
Sejumlah
personel dari TNI, Polres serta Tagana Sragen menyemprotkan air dari truk
tangki yang diterjunkan pemkab disepanjang Jl. Sukowati, Sragen, pada hari Sabtu
tanggal 15 Februari 2014.
personel dari TNI, Polres serta Tagana Sragen menyemprotkan air dari truk
tangki yang diterjunkan pemkab disepanjang Jl. Sukowati, Sragen, pada hari Sabtu
tanggal 15 Februari 2014.
Pasca
hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Kelud yang mengguyur sejumlah wilayah
di Pulau Jawa termasuk Soloraya, Jumat (14/2/2014), ratusan petugas dari Kodim
0725/Sragen dan Tagana Polres Sragen serta Pemadam Kebakaran (PMK) Sragen
membersihkan Jl. Raya Sukowati Sragen, kegiatan tersebut dilakukan untuk
meminimalisasi dampak butiran abu vulkanik kepada warga.
hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Kelud yang mengguyur sejumlah wilayah
di Pulau Jawa termasuk Soloraya, Jumat (14/2/2014), ratusan petugas dari Kodim
0725/Sragen dan Tagana Polres Sragen serta Pemadam Kebakaran (PMK) Sragen
membersihkan Jl. Raya Sukowati Sragen, kegiatan tersebut dilakukan untuk
meminimalisasi dampak butiran abu vulkanik kepada warga.
Berdasarkan
pantauan Solopos.Com. pembersihan dilakukan dengan menyeprotkan air dari
sejumlah truk tangki yang diterjunkan Pemkab Sragen, Tak hanya membersihkan jalan Sukowati,
kegiatan tersebut juga dilakukan di tembok-tembok sejumlah dinas instansi,
untuk sementara arus lalulintas disepanjang jalan sukowati dialihkan.
pantauan Solopos.Com. pembersihan dilakukan dengan menyeprotkan air dari
sejumlah truk tangki yang diterjunkan Pemkab Sragen, Tak hanya membersihkan jalan Sukowati,
kegiatan tersebut juga dilakukan di tembok-tembok sejumlah dinas instansi,
untuk sementara arus lalulintas disepanjang jalan sukowati dialihkan.
Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol
Inf R. Wahyu Sugiarto, S.I.P menuturkan pihaknya menerjunkan 140 personel untuk
melakukan pembersihan jalan dampak abu vulkanik Gunung Kelud diseluruh
Kecamatan se Kabupaten Sragen, untuk wilayah Kecamatan Sragen pembersihan
dilakukan diruas jalan Sukowati antara simpang empat Pasar Sragen hingga
jembatan Kali Garuda.
Inf R. Wahyu Sugiarto, S.I.P menuturkan pihaknya menerjunkan 140 personel untuk
melakukan pembersihan jalan dampak abu vulkanik Gunung Kelud diseluruh
Kecamatan se Kabupaten Sragen, untuk wilayah Kecamatan Sragen pembersihan
dilakukan diruas jalan Sukowati antara simpang empat Pasar Sragen hingga
jembatan Kali Garuda.
Tujuan
digelar kegiatan ini untuk membantu menghilangkan debu di jalan raya untuk
kelancaran lalulintas karena debu menyebabkan jalan licin. Dampak debu vulkanik
juga membahayakan untuk kesehatan, karena butiran debu sangat halus “jelas
Dandim saat ditemui wartawan disela-sela kegiatan pagi itu “
digelar kegiatan ini untuk membantu menghilangkan debu di jalan raya untuk
kelancaran lalulintas karena debu menyebabkan jalan licin. Dampak debu vulkanik
juga membahayakan untuk kesehatan, karena butiran debu sangat halus “jelas
Dandim saat ditemui wartawan disela-sela kegiatan pagi itu “
Kapolres
Sragen AKBP Dhani Hermando melalui Kasubag Humas Polres Sragen AKP Sri Wahyuni
menerangkan setidaknya terdapat 55 personel yang ikut membersihkan jl.
Sikowati, disampaikannya sejauh ini belum ada kecekalaan akibat hujan abu
vulkanik. Sekda Sragen Tatag Prabawanto menuturkan pihaknya sudah menggelar
rapat koordinasi mengantisipasi dampak hujan abu. Tak hanya di jalur utama, dia
menjelaskan pembersihan jalan dari abu juga diinstruksikan ke seluruh Kecamatan
yang ada di Bumi Sukowati. “Kami sudah menggelar rapat koordinasi dengan DPU
dan BLH untuk menerjunkan tangki yang dimiliki guna penyemprotan jalan dan
tanaman. Kami juga sudah instruksikan wilayah Kecamatan untuk melakukan
kegiatan yang sama” tegasnya.
Sragen AKBP Dhani Hermando melalui Kasubag Humas Polres Sragen AKP Sri Wahyuni
menerangkan setidaknya terdapat 55 personel yang ikut membersihkan jl.
Sikowati, disampaikannya sejauh ini belum ada kecekalaan akibat hujan abu
vulkanik. Sekda Sragen Tatag Prabawanto menuturkan pihaknya sudah menggelar
rapat koordinasi mengantisipasi dampak hujan abu. Tak hanya di jalur utama, dia
menjelaskan pembersihan jalan dari abu juga diinstruksikan ke seluruh Kecamatan
yang ada di Bumi Sukowati. “Kami sudah menggelar rapat koordinasi dengan DPU
dan BLH untuk menerjunkan tangki yang dimiliki guna penyemprotan jalan dan
tanaman. Kami juga sudah instruksikan wilayah Kecamatan untuk melakukan
kegiatan yang sama” tegasnya.
Sementara Kepala Unit Pelaksana
Teknis Daerah PMK DPU Sragen Tri Hascayanto menjelaskan guna penyemprotan Jl.
Sukowati pihaknya menerjunkan tiga unit mobil PMK ditambah tiga unit truk
tangki dan PDAM. Ditambahkan satu unit mobil PMK juga diterjunkan untuk
pembersihan jalur utama wilayah Gemolong.
Teknis Daerah PMK DPU Sragen Tri Hascayanto menjelaskan guna penyemprotan Jl.
Sukowati pihaknya menerjunkan tiga unit mobil PMK ditambah tiga unit truk
tangki dan PDAM. Ditambahkan satu unit mobil PMK juga diterjunkan untuk
pembersihan jalur utama wilayah Gemolong.
Camat Gemolong, Samsuri menuturkan pihaknya
juga menggelar aksi penyemprotan abu vulkanik di sepanjang jalan Sukowati
Gemolong “Muspika bersama UPTD, Kepala SMA serta Ornmas sejak pukul 06.00 WIB
sudah membersihkan debu vulkanik di Jl. Sukowati Gemolong memanfaatkan bantuan
satu unit mobil PMK.
juga menggelar aksi penyemprotan abu vulkanik di sepanjang jalan Sukowati
Gemolong “Muspika bersama UPTD, Kepala SMA serta Ornmas sejak pukul 06.00 WIB
sudah membersihkan debu vulkanik di Jl. Sukowati Gemolong memanfaatkan bantuan
satu unit mobil PMK.













