Kodim Sragen – Di tengah ancaman penularan demam berdarah yang semakin meningkat, peran Babinsa sebagai agen perubahan dan penyuluh di masyarakat menjadi sangat penting dalam menyadarkan warga akan bahaya penyakit ini. Babinsa tidak hanya sebagai penegak keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan pembina bagi masyarakat dalam hal kesehatan.
Ini juga yang dilakukan Sertu Azis Yodi h Babinsa Desa Brangkal saat menghimbau warga Dk. Garas lor RT 09, Desa Brangkal Kec. Gemolong waspada terhadap Penularan Demam Berdarah, Kamis ( 01/08/2024 )
Dalam upaya pencegahan penularan demam berdarah, Babinsa turut serta dalam memberikan imbauan kepada warga desa untuk selalu waspada dan mengambil langkah-langkah preventif yang diperlukan. Babinsa memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menghilangkan tempat perindukan nyamuk, dan menggunakan kelambu saat tidur untuk mengurangi risiko terkena gigitan nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebar virus demam berdarah.
Selain itu, Babinsa juga aktif dalam mengajak warga untuk melakukan gotong royong membersihkan selokan, menguras genangan air, dan melakukan fogging secara berkala sebagai langkah pencegahan penularan demam berdarah. Babinsa juga mengingatkan warga agar segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala demam berdarah, seperti demam tinggi, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, dan ruam kulit.
Dengan kehadiran Babinsa yang proaktif dalam memberikan imbauan dan edukasi kepada warga, diharapkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap penularan demam berdarah dapat meningkat. Kerjasama antara Babinsa dan warga dalam upaya pencegahan penyakit ini menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat desa.












