Kodim Sragen – Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang dapat mengancam jiwa dan menjadi masalah kesehatan serius. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak di genangan air bersih. Untuk mencegah penyebaran DBD, peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI di tingkat desa sangatlah penting.
Hari ini Serka Juhari Babinsa Desa Soko Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen bersama bidan desa dan kader kesehatan desa Soko melaksanakan kegiatan Bin Bhakti TNI berupa PSN guna antisipasi berjangkitnya nyamuk di Ds.Soko Kec. Miri, Senin ( 19/08/2024 )
Babinsa memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan dan penanggulangan DBD, antara lain, Sosialisasi dan Edukasi Babinsa aktif mensosialisasikan bahaya DBD dan cara pencegahannya kepada masyarakat. Babinsa memberikan edukasi tentang 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mengubur tempat penampungan air, serta membersihkan lingkungan).
Peran Babinsa dalam pencegahan dan penanggulangan DBD sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat. Dengan aktif melakukan sosialisasi, edukasi, dan membantu pelaksanaan PSN, Babinsa menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari ancaman DBD.
“ Kerjasama antara Babinsa, masyarakat, dan instansi terkait sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sehingga terbebas dari penyakit DBD “ Pungkas Juhari.












