Kodim Sragen – Guna mencegah penularan penyakit Kuku dan Mulut (PMK) berbagai uaya dilakukan pemerintah. Termasuk mengencarkan sosialisasi terkait PMK dan cara mencegahnya. Aparat TNI pun ambil bagian dalam melakukan sosialisasi ke desa-desa, melalui Babinsa.
Seperti yang dilakukan , Sertu Azis Yodi beserta dua Anggota Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen turun melakukan sosialisasi PMK di Dk.Garas Tengah RT.10 Desa Brangkal, Kec Gemolong, Jum’at ( 10/01/2025 ).
“ Hari ini saya memberikan sosialisasi bahaya PMK, pencegahan dan kiat mengantisipasinya,” Kata Azis.
Sebut dia, pihaknya memberikan pengetahuan tentang ciri-ciri hewan ternak yang terkena penyakit mulut dan kuku (PMK), diantaranya demam tinggi, muncul air liur berlebihan, serta ada luka lepuh di rongga mulut atau pada lidah dan tidak mau makan. Selain itu kukunya juga luka, sehingga sulit untuk berdiri, gemetaran, dan napasnya cepat.
“Ternak sapi adalah salah satu mata pencaharian masyarakat, jadi kita harus berupaya agar penularan PMK tidak meluas di Desa Brangkal. Jadi peternak agar berhati-hati dan waspada, dan mengurangi mebilitas ternak sapi,” pintanya.












