Kodim Sragen – Ruang pelayanan Kantor Desa Trobayan tampak sibuk, Jum’at (24/4) pagi. Di meja depan, Pelda Jumarno Babinsa Koramil 18/Kalijambe Kodim 0725/Sragen mendampingi Kaur Pemerintahan merekap data penduduk.
Kegiatannya pendataan warga by name by address. Satu per satu nama, NIK, alamat, hingga pekerjaan warga dicocokkan dengan Kartu Keluarga dan kondisi riil di lapangan.
“Penting, Pak Lurah. Data harus valid. Jangan sampai ada warga yang dobel, atau malah tidak terdata. Kasihan kalau nanti ada bantuan tidak kebagian,” ujar Jumarno ke Kepala Desa.
Pendataan by name by address ini untuk memastikan setiap penduduk tercatat jelas: siapa namanya, tinggal di RT/RW berapa, rumah sebelah mana. Tujuannya agar semua program pemerintah, dari bantuan sosial, kesehatan, sampai pemilu, tepat sasaran.
“Saya ikut muter kampung, Pak. Kemarin ada warga baru ngontrak di RT 02 belum masuk data. Ada juga yang sudah meninggal tapi KTP masih aktif. Ini yang kita rapikan,” jelas Jumarno sambil menunjukkan daftar coretannya.
Kaur Pemerintahan, Iin, mengaku terbantu. “Pak Babinsa hafal warganya. Mana yang merantau, mana yang janda, mana yang rumahnya di pojok sawah. Jadi data kami akurat,” katanya.
Selain mencocokkan data, Babinsa juga sosialisasi ke warga. “Monggo yang belum rekam e-KTP, yang KK-nya belum update, segera diurus. Gratis. Biar kalau ada bantuan, datanya sudah siap,” pesan Jumarno.












