Lampu senter memotong gelapnya Jalan Dk. Gesi Kulon Ds. Gesi, PKL di Dk. Wahyu Ds. Blangu Kec. Gesi, (13/5) pukul 22.15 WIB. Anggota Koramil 12/Gesi Sertu Heri berjalan pelan bersama anggota Polsek.
Sepatu PDL-nya basah dengan embun. Di bahu menggantung HT, di tangan ada buku catatan kecil.Ini malam ketiga patroli dialogis “Siskamling Aktif” yang ia gagas. Sasaran bukan menangkap maling. Sertu Heri mampir ke pos ronda, cek rumah kosong yang ditinggal, dan ngobrol dengan bapak-bapak yang belum tidur.
“Pak RT, data tamu yang datang minggu ini sudah masuk belum? Kalau ada orang baru, wajib lapor 1×24 jam. Biar kita sama-sama tenang,” ujarnya.
Patroli malam sudah jadi rutinitas Sertu Heri sejak sebulan lalu. Setiap Senin, Rabu, dan Sabtu, ia menyusuri 4 dukuh di Desa Blangu. Bukan sendirian. Ia ajak Bhabinkamtibmas dan warga ronda.
“Kita tidak bisa jaga 24 jam. Tapi kalau warga dan Babinsa nyambung, jarak itu jadi pendek, Harapannya sederhana. Ia ingin warga Desa Blangu tidur nyenyak tanpa was-was. “Kata Heri.
“Saya tidak hanya jalan. Saya dengar, catat, lalu tindak lanjuti. Data dari patroli malam itu jadi bahan rapat koordinasi mingguan kami dengan Polsek dan Pemdes. Dari sini kita tahu titik rawan,” jelasnya.
“Dulu ronda itu beban. Sekarang jadi ajang silaturahmi. Ada Pak Babinsa, jadi semangat. Kalau ada apa-apa, langsung lapor. Cepat ditangani,” ucap Tugino salah satu warga Blangu.












