Sragen – Dalam rangka mendukung terselenggaranya proses demokrasi di tingkat desa yang transparan dan berkualitas, Serda Jayus mewakili Danramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Pembentukan Panitia Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Periode 2027–2034.
Kegiatan yang berlangsung di balai desa tersebut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur lembaga desa, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memberikan masukan dalam proses pembentukan panitia pemilihan BPD.
Dalam kesempatan tersebut, Serda Jayus menyampaikan bahwa kehadiran TNI melalui Koramil merupakan bentuk dukungan terhadap jalannya proses demokrasi di desa agar berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pembentukan panitia pemilihan BPD merupakan tahapan penting dalam mewujudkan proses demokrasi desa yang sehat. Kami berharap seluruh pihak dapat bekerja sama menjaga kondusivitas dan mengedepankan musyawarah untuk mufakat,” ujar Serda Jayus.
Musdes berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan menghasilkan kesepakatan mengenai susunan panitia yang nantinya akan bertugas mempersiapkan seluruh tahapan pemilihan anggota BPD periode 2027–2034.
Kehadiran Koramil 16/Miri dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung pembangunan desa yang demokratis dan partisipatif.
Sementara itu, Gunawan selaku Kades Sunggingan menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian dari Koramil 16/Miri yang selalu hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur sangat penting untuk menciptakan proses pemilihan BPD yang jujur, adil, dan dapat diterima oleh seluruh masyarakat.












