Sragen – Upaya percepatan penurunan angka stunting terus dilakukan secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sragen. Salah satunya melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Kopda Veby Babinsa Koramil 11/Jenar Kodim 0725/Sragen, yang melaksanakan pendataan balita rawan stunting di Posyandu Desa Ngepringan Kecamatan Jenar, Senin (22/06/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi TNI bersama tenaga kesehatan dan pemerintah desa dalam mendukung program pemerintah untuk mencetak generasi sehat, kuat, dan berkualitas sejak usia dini.
Di lokasi posyandu, Kopda Veby tampak aktif berkoordinasi dengan kader kesehatan serta petugas posyandu dalam melakukan pendataan dan pemantauan kondisi balita, mulai dari pengukuran berat badan, tinggi badan, hingga pencatatan perkembangan gizi anak.
Menurut Kopda Veby, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu pemerintah daerah menekan angka stunting yang masih menjadi perhatian bersama.
“Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa di wilayah. Kami berupaya ikut memastikan data balita terpantau dengan baik, sehingga apabila ditemukan indikasi stunting dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas kesehatan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan peran aktif semua pihak, termasuk keluarga dan masyarakat.
Sementara itu, kader Posyandu Ibu Mita, Amd Keb Desa Ngepringan mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi setiap kegiatan posyandu. Menurutnya, keterlibatan TNI memberikan semangat tersendiri bagi para kader dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.












